BANDARA KERTAJATI: Ini Isi Tawaran Investasi KIMA ke Pemprov Jabar

(jibiphoto)

(jibiphoto)

Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Nilai yang ditawarkan KIMA dalam proyek Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka cukup besar.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik mengatakan jika kebutuhan total pembangunan bandara tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp8 triliun, maka KIMA paling tidak akan berkontribusi sekitar 10%.

“Angka tersebut sudah cukup besar dan lumayan untuk ukuran investor bandara,” papar Deddy kepada bisnis-jabar, Selasa (17/9/2013).

Pada Pemprov Jabar, KIMA juga mengiming-imingi akan membantu proses pemantapan status Kertajati sebagai bandara layak internasional.

KIMA memastikan kalau pihaknya akan menggandeng swasta lokal dengan dukungan penuh dari perbankan.

“Posisi KIMA nanti bisa dengan BUMD yang dibentuk Pemprov Jabar, di sisi lain pengoperasian bandara tetap dipegang oleh Angkasa Pura,” katanya.

Namun Deddy memastikan pintu masih terbuka bagi investor lain meski KIMA menunjukan keseriusan.

Sebelumnya, KIMA perusahaan kontruksi yang membangun Bandara Internasional Dubai mengajukan tawaran membangun dan mengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka.(k57/k29)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X