Baru 50% Kasus Trafficking di Jabar Diseret ke Jalur Hukum

reuters

BANDUNG (bisnis-jabar.com) - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar dalam dua tahun masa kerja berhasil menangani 338 kasus.

Kanit 2 Trafficking dan People Smugling Penyelundupan Manusia Ditkrimum Polda Jabar Kompol Fatmah Noer  mengatakan 338 kasus tersebut terbagi pada 193 kasus trafficking,  kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 85 kasus, kekerasan terhadap anak (KTA) 40, kekerasan dalam pacaran (KDP) 2 kasus dan lain-lain 18 kasus.

“Untuk kasus trafficking yang 50 persennya lagi, sekarang masih dalam proses,” katanya. Menurutnya, untuk memproses kasus trafficking ke jalur hukum tidak mudah. Kendalanya adalah, mengungkap jaringan trafficking itu sendiri. Karena, jaringan trafficking tak berada dalam satu kawasan tapi sudah antar provinsi bahkan negara. “Jadi, Polda Jabar harus bekerja sama dengan Polda di provinsi lain yang menjadi lokasi trafficking,” katanya.

Fatmah menuturkan, untuk mempercpat proses kasus trafficking ini, semua pihak harus kooperatif. Yakni, saksi, kepolisian dan kejaksaan.

Sementara menurut Ketua Divisi Informasi dan Dokumentas P2TP2A Jabar, Dedeh Fardiah, kasus yang ditangani oleh P2TP2A cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Yakni, pada 2010 kasus yang ditangani sebanyak 121 kasus, 2011 sebanyak 104 dan pertengahan 2012 sekarang 93 kasus.

Dedeh menjelaskan, kasus yang dialami perempuan kebanyakan adalah  kasus “trafficking” dan KDRT. Sedangkan kasus yang dialami anak-anak, pada umumnya kasus pelecehan seksual dan anak jalanan.

“Penanganannya sendiri perlu pembahasan bersama. Pelaksanaannya perlu mengevaluasi dan mengkaji apa yang sudah dilakukan kami,” kata Dedeh.(k57/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X