BIJB KERTAJATI : 2013, Pemkab Majalengka Kebut Pembebasan Lahan

MAJALENGKA (bisnis-jabar.com)- Pemerintah Majalengka Jawa Barat sedang menuntaskan pembebasan lahan seluas 100 Ha untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang membutuhkan lahan seluas 1.800 Ha.

Lahan seluas 100 Ha masih pada tahap pengukuran dan akan menambah jumlah lahan yang telah rampung pembebasannya seluas 705 Ha pada tahun sebelumnya, dan lahan seluas 240 Ha yang sudah pada tahapan pembayaran.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Majalengka Yayan Sumantri mengatakan pembebasan lahan juga terus dilakukan untuk areal penunjang (Aerocity) yang membutuhkaan lahan seluas 3.200 Ha.

Dirinya menuturkan total kebutuhan lahan untuk pembangunan BIJB Kertajati dan Aerocity sebanyak 5.000 Ha dan untuk tahapan pembangunan pada 2013 adalah kontruksi runway seluas 2.500 meter yang akan terhubung dengan 2 ruas jalan tol (Cisundawu dan Cikapali).

“Akses jalan [Cisundawu dan Cikapali] sudah mulai tahap kontruksi dan nantinya akan terhubung dengan kawasan bandara [BIJB Kertajati dan Aerocity],” katanya ketika dihubungi bisnis-jabar.com, Sabtu (16/2/2013).

Yayan mengungkapkan secara keseluruhan pemilik lahan yang masuk dalam perencanaan pembangunan BIJB Kertajati dan Aerocity bersedia menyerahkan lahannya karena areal tersebut kebanyakan lahan kurang produktif.

“Sedikit riak penolakan pembebasan yang muncul ternyata dilakukan oleh oknum kelompok masyarakat dari luar Majalengka,” ujarnya. (k3/yri).

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X