BPJS, Puskesmas Bandung Barat Belum Siap

(jibiphoto)

(jibiphoto)

Bisnis-jabar.com, NGAMPRAH–Di Kabupaten Bandung Barat belum seluruh puskesmasnya terakreditasi dan siap untuk menerima pasien BPJS. Dari 32 puskesmas yang ada, baru 12 puskesmas yang telah terakreditasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bandung Barat, Pupu Sari Rohayati mengaku pihaknya masih memiliki sejumlah kendala yang membuat belum seluruh puskesmas terakreditasi.

Salah satu kendala terbesar yang dihadapi Dinkes Bandung Barat adalah soal sumber daya manusia (SDM) di mana pihaknya memiliki jumlah tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat yang sangat terbatas.

“Secara bertahap kekurangan itu setiap tahunnya terus kami perbaiki,” katanya, kepada wartawan, Kamis (14/11).

Dengan kerja keras dalam rangka perbaikan itu, dia berharap ke depan akan makin banyak puskesmas yang terakreditasi dan siap menjadi penyelenggara BPJS.

Pada dasarnya puskesmas dan rumah sakit di Bandung Barat memang dipersiapkan untuk menyelenggarakan skema jaminan sosial terpadu tersebut.

Target peserta BPJS di wilayahnya sekitar 600.000 jiwa. Mereka yang diprioritaskan menjadi peserta adalah  yang sebelumnya merupakan warga yang terdaftar sebagai peserta jaminan sosial dari pemerintah seperti Jamkesmas, Jamsostek, Askes, dan Asabri.(k6/ija)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X