BPR CIREBON: Kinerja Pertumbuhannya Melambat

penagguhan upah

ilustrasi/antara

CIREBON (bisnis-jabar.com)- Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Cirebon Jawa Barat pada 2012 mengalami pelambatan (y-o-y) baik dari penyaluran kredit ataupun pengumpulan dana dari pihak ketiga (DPK) berupa tabungan dan deposito.

Penyaluran kredit pada 2012 hanya mencapai Rp1,02 triliun atau hanya tumbuh sebesar 7,58%, sedangkan pada tahun sebelumnya penyaluran kredit tumbuh sebesar 19,16%. Adapun penyerapan DPK hanya mencapai Rp981,140 miliar atau hanya tumbuh sebesar 8,12%, padahal pada 2011 pertumbuhan penyerapan DPK mencapai 23,50%.

Deputi Kepala Bank Indonesia (Kpw) Cirebon Bambang Mukti Riyadi mengatakan sepanjang 2012 pelaku perbankan (Bank BPR) lebih banyak melakukan konsolidasi internal dengan memperbaiki kualitas kredit untuk mengurangi resiko kredit macet.

“Pertumbuhan Bank BPR pada 2012 di Cirebon cukup mencolok pelambatannya, jika dibanding pertumbuhan pada 2011 ataupun 2010,” katanya kepada bisnis-jabar.com, Jumat (22/3/2013).

Bambang menuturkan faktor persaingan antara Bank BPR dan penetrasi perbankan konvensional yang giat membuka program mikro tentu memiliki pengaruh terhadap kinerja Bank BPR karena membuat persaingan kian ketat.

“Pelaku perbankan [Bank BPR] kami dorong untuk berinovasi agar menarik minat masyarakat akan tetapi inovasi yang dilakukan tetap pada aturan perbankan yang berlaku,” tuturnya. (k3/ija)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X