Harga bawang tingkat petani di Indramayu rendah

INDRAMAYU (bisnis-jabar.com): Harga bawang merah memasuki panen musim kemarau tingkat petani di daerah Patrol Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih tetap rendah.

Harga bawang merah tingkat petani stabil dijual Rp11.000 per kilogram, namun kini Rp5.000 per kilogram dengan patokan harga Rp6.000 per kilogram petani merugi karena biaya tanam cukup tinggi.

Nursiwan salah seorang petani bawang merah di Patrol Indramayu ,Jumat, mengatakan, harga bawang merah memasuki panen musim kemarau saat ini rendah hanya Rp5.000 per kilogram, harapannya harga bawang stabil Rp12.000 per kilogram karena modal tanam kemarau tinggi.

“Memasuki musim kemarau sejumlah petani bawang merah di pantura Indramayu kembali tanam, meski mereka harus mengeluarkan modal tanam cukup tinggi, karena pasokan air dari irigasi kurang maksimal, terpaksa cara pompanisasi,”katanya.

Dia menambahkan, modal tanam musim kemarau petani harus mengeluarkan biaya solar untuk kebutuhan air, sedangkan harga solar cukup tinggi kurang dari Rp4500 per kilogram dari SPBU, pasokan air dibutuhkan tanaman bawang merah.

Menurut dia, jika pasokan air kurang maksimal pertumbuhan bawang merah saat keluar daun terhambat, sering petani bawang merah gagal panen akibat kekurangan air, cara atasi kemarau di pantura pompanisasi, hanya itu yang bisa diandalkan karena saluran irigasi mengering.

Sementara itu Suparno petani bawang merah lain menuturkan, harga bawang merah untuk tingkat petani anjlok hanya kurang dari Rp5.000 per kilogram, memaksakan dijual petani merugi karena biaya tanam musim kemarau cukup tinggi.

Harga bawang merah turun petani di Indramayu tidak bisa berbuat banyak karena belum tersedia gudang penampungan bawang merah untuk atasi harga rendah tersebut, biasanya petani bermodal memiliki gudang sendiri meski ukurannya kurang maksimal.

Dia menjelaskan, sebagian petani modal pas-pasan akan terdesak karena bawang merah yang kini dipanen tidak memiliki gudang, hingga biasanya terpaksa dijual dengan harga murah meski merugi, sering petani kecil rugi akibat harga anjlok saat panen serentak.

Harapannya petani bawang merah di Pantura bisa memiliki gudang untuk menyimpan sementara hasil panen mereka ketika harga bawang merah turun, sehingga petani tidak merugi karena bawang merah bisa terjual saat harga kembali stabil.(fsi)

Tag Terkait

One Komentar untuk Harga bawang tingkat petani di Indramayu rendah

  1. bambang purwadi

    dimana alamat petani bawang merah,dan no hp yang bisa dihubungi untuk membelinya

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X