Harga gula di tingkat petani di Cirebon masih Rp8.060/kg

CIREBON: Harga eceran gula pasir menjelang Ramadhan terus meningkat, dan tertinggi mencapai Rp12.000 per kg, tetapi harga lelang di tingkat petani di Cirebon, Jawa Barat, hanya Rp8.060 per kg.

“Padahal sebelumnya harga lelang di tingkat petani masih Rp8.075 per kilogram,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Cirebon Ade Hasan, di Cirebon, Selasa.

Menurut dia, harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional terus meningkat, namun harga gula pasir lelang di tingkat petani justru turun, meski masih di atas harga pembelian pemerintah (HPP) Rp7.000 per kg.

Ia menjelaskan harga gula pasir lelang tingkat petani mengalami penurunan sekitar kurang dari Rp15 per kg, dan ini merugikan petani tebu.

“Harapan kita, menjelang Ramadhan dan Lebaran, permintaan terhadap gula pasir meningkat, begitu pula harga di tingkat petani juga naik,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga barang biasanya dipicu akibat permintaan meningkat, namun berbeda dengan kondisi gula pasir tingkat petani di Kabupaten Cirebon, permintaan gula pasir naik tajam, kini malah harga gula pasir turun, sejumlah petani sempat mempertanyakan hal tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon Maman S mengatakan harga gula pasir di Kabupaten Cirebon menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini terus naik, dan harga eceran di sejumlah pasar tradisional kurang dari Rp9.500 per kilogramnya.

“Harga gula pasir sebelumnya kurang dari Rp8.500 per kg untuk gula lokal, sedangkan gula impor kurang dari Rp9.000 per kg. Kemudian harga gula pasir di super market sudah mencapai Rp10.500 per kilogram,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga gula pasir menjelang Ramadhan dan Lebaran tetap dipicu oleh permintaan konsumen yang meningkat, karena konsumsi masyarakat cukup tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Namun, kata dia, kenaikan harga gula pasir di Kabupaten Cirebon masih terkendali.

Aceng, salah seorang pemilik warung di Sumber Kabupaten Cirebon, harga gula pasir menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri mengalami kenaikan, kini belanja dipasar gula pasir mencapai kurang dari Rp9.600 per kg, dirinya mengaku menjual gula pasir ukuran 1/4 kilogram dijual Rp4.000.

Ia mengatakan harga gula pasir awal bulan Juli masih stabil di harga Rp8.500 per kg, namun kini sudah naik kurang dari Rp 1000 per kg terpaksa dirinya menaikan kembali harga gula pasir tersebut.Meski pelanggannya protes harga gula semakin mahal Aceng tidak dapat berbuat banyak.

“Harga gula pasir di Kabupaten Cirebon dengan kota lain tidak jauh berbeda, padahal Cirebon merupakan daerah tempat produski gula, tapi harganya tetap mahal, anehnya setelah mendengar kabar bahwa harga gula tingkat petani kini turun, sementara dipasar terus naik,” katanya.

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X