Impor kedelai Indonesia pada 2011 naik dua kali lipat

(jibiphoto)

JAKARTA: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor kedelai selama 2011 mencapai 2,08 juta ton dengan nilai US$1,24 miliar, jauh lebih besar dari tahun sebelumnya yang cuma sekitar satu juta ton.

Menurut Ketua Bidang Usaha Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Sutaryo di Jakarta, Kamis, volume impor biji kedelai sampai sekarang masih besar karena produksi dalam negeri masih jauh lebih sedikit dari kebutuhan.

“Produksi lokal sangat kecil sehingga mau tidak mau harus banyak bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan,” katanya.

Sutaryo mengatakan, kebutuhan kedelai nasional setiap tahun sekitar 2,4 juta ton, sementara produksi biji kedelai dalam negeri hanya sekitar 600.000 ton per tahun.

Produksi biji kedelai nasional sepanjang tahun lalu juga masih jauh lebih rendah dari kebutuhan.

Menurut angka ramalan ketiga BPS, produksi biji kedelai kering nasional tahun 2011 hanya bisa mencapai 870.000 ribu ton atau turun 4,08% dari tahun sebelumnya.

Penurunan produksi utamanya terjadi karena luas panen tanaman kedelai yang pada 2010 tercatat 660.823 hektare berkurang menjadi 631.425 hektare pada 2011.

Lebih lanjut Sutaryo menjelaskan, kapasitas produksi dalam negeri yang masih terbatas membuat para pelaku usaha harus membeli biji kedelai impor untuk memenuhi kebutuhan industri.

Rata-rata impor biji kedelai setiap tahun, menurut dia, sekitar 1,8 juta ton dan sebanyak 80 persen diantaranya untuk memenuhi keperluan produksi tahu dan tempe.

“Impor paling banyak masih dari Amerika,” katanya.

Selain dari Amerika Serikat, para pelaku usaha juga mengimpor biji kedelai dari Malaysia, Argentina, Uruguay dan Brazil.(yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X