Ingin Dapat Suara di Pemilu 2014? Contoh Ridwan Kamil

(twitter)

(twitter)

Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Para politisi yang berniat maju dalam pemilihan calon legislatif atau pilkada harus mencari strategi tepat untuk meraih dukungan dari masyarakat.

Salah satu strategi yang bisa menjadi pembelajaran politik adalah bagaimana figur Ridwan Kamil bisa memenangkan hati pemilih dengan keunggulan jauh dari kandidat lain.

Direktur Eksekutif Indonesia Strategic Gusmiyadi mengatakan program kerja menjadi salah satu faktor penentu bagi masyarakat dalam menjatuhkan pilihan.

“Program kerja yang diusung memiliki pengaruh dominan dalam tingkat keterpilihan,” katanya, Kamis (25/7/2013).

Gusmiyadi menilai dari kasus Ridwan Kamil (RK) terlihat hal unik bagaimana kemudian ada metodologi suksesi dari para politisi yang bisa dicontoh dari pakar arsitektur tersebut.

“Dari kemenangan RK memperlihatkan antara figur dan program kerja kandidat memberikan kontribusi untuk faktor elektabilitasnya. Jadi, politisi harus punya figuritas yang digambarkan RK,” paparnya.

Sementara itu, Psikolog Unisba Agus Kahfi mengatakan ternyata meskipun kandidat lain melakukan sosialisasi namun program kerja dan faktor personal RK yang ditawarkan lebih berkontribusi besar dibanding yang lain.

“Faktor personal ini menarik. Ada variabel yang perlu dimunculkan dalam setiap figur pimpinan,yang bisa menarik minat. Yang membuat masyarakat sangat tertarik. Orang melihat RK cenderung untuk dipilih,” paparnya.

Hasil riset Indonesia Strategics memperlihatkan alasan masyarakat memilih pasangan nomer 4 dalam Pilwalkot Bandung sebanyak 72,4%dipengaruhi sosok Ridwan Kamil. Sedangkan pasangannya, Oded M. Danial hanya mempengaruhi keterpilihan masyarakat sebesar 2,97%.

Sedangkan pemilih yang menjadikan kedua sosok itu sebagai alasan dalam memilih sebanyak 24,58%.(k57/k29/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X