Ini dia! 12 titik kemacetan Bandung periode lebaran 2011

BANDUNG (bisnis-jabar.com) : Polrestabes Bandung mengimbau masyarakat mewaspadai 12 titik rawan kemacetan di Kota Bandung selama arus mudik Lebaran 2011.

Kapolrestabes BandungWidodo Eko Prihastopo mengatakan, ke-12 lokasi rawan kemacetan adalah kawasan Surya Sumantri-Jalan DR Djunjunan (Pasteur), Sukajadi (PVJ), Setiabudi (Terminal Ledeng, Gegerkalong Girang dan Gegerkalong Hilir), Cipaganti-Setiabudi, Cihampelas, Soekarno Hatta-Kopo, Otto Iskandardinata (Pasar Baru), Soekarno Hata-Mochamad Toha, Soekarno Hatta-Buah Batu, Soekarno Hatta-Kiara Condong, Soekarno Hatta-Bunderan Cibiru, dan Ahmad Yani (terminal Cicaheum).

Selain itu, terdapat 11 titik pusat perbelanjaan yang dianggap berpotensi mengalami kepadatan arus yakni di BTC Pasteur, PVJ Sukajadi, IP Pasirkaliki, BIP Merdeka, BEC Purnawarman, ITC Kebon Kelapa, BTM Kiara Condong Cicadas, Careffour Soekarno Hatta, MTC Soekarno Hatta, dan BSM Gatot Subroto.

Di  Kota Bandung juga  tercatat sekitar 6 pasar tumpah yang beroperasi ketika bulan puasa yakni di pasar kaget Gasibu, Pasar Barum, Pasar Kosambi, Pasar Andir, Pasar Simpang Dago, dan Pasar Ibrahim Adjie.

Untuk menangani kepadatan arus , kata dia, pihaknya akan menerjunkan personel penjagaan dan pengaturan lalu lintas, sehingga setiap kali terjadi kemacetan bisa langsung diuraikan.

“Juga ada patroli quick respon, plot personil Intel, dan personil Reskrim, dan rekayasa lalu lintas,” kata dia.
Sama halnya dengan lokasi macet di pusat perbelanjaan, Polrestabes Bandung telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Bandung yakniSatpol PP, dan pengelola pasar.

“Kami menempatkan personil satuan tugas, rekayasa lalu lintas, dan melakukan imbauan  komunikasi secara persuasif di lokasi-lokasi macet tersebut,” jelas dia. (MSU)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X