JADWAL PENERBANGAN: Susi Air tambah frekuensi terbang Jakarta-Cilacap

PURWOKERTO: Maskapai penerbangan Susi Air menambah frekuensi penerbangan dari Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Tunggul Wulung Cilacap dan sebaliknya mulai Februari 2012.

“Hingga saat ini, Susi Air merupakan satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan dari Jakarta menuju Cilacap dan sebaliknya,” kata Kepala Subseksi Keselamatan dan Keamanan Penerbangan Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Sugeng Budiono, di Purwokerto, Selasa.

Ia mengatakan, jika sebelumnya hanya melayani pada pagi dan sore, kini mulai 1 Februari menjadi tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore Sugeng mengatakan hal itu di sela-sela Sarasehan Kepariwisataan “Optimalisasi Pelayanan Sarana Akomodasi dan Transportasi Menyambut ‘Visit Jateng 2013′” di Ruang Kamandaka, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto.

Dalam hal ini, kata dia, penerbangan yang dilayani Susi Air tersebut menggunakan pesawat “Caravan 208″ yang berkapasitas 12 penumpang.

Dengan adanya penambahan frekuensi penerbangan ini, lanjutnya, jadwal penerbangan dari Cilacap pun mengalami perubahan dan calon penumpang dapat lebih leluasa memilih jadwal keberangkatannya.

“Untuk penerbangan pagi dimajukan satu jam lebih awal, yakni pesawat yang tiba di Cilacap pukul 07.30 WIB diberangkatkan kembali pukul 08.00 WIB. Sementara untuk siang hari diberangkatkan pukul 14.00 WIB, sedangkan sore hari diberangkatkan pukul 16.00 WIB,” katanya.

Menurut dia, penambahan frekuensi penerbangan tersebut dilakukan karena tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi ini.

“Dari pantauan kami, jumlah penumpang dari Jakarta maupun Cilacap selalu penuh,” kata dia menambahkan.

Kendati demikian, dia mengakui, hingga saat ini tiket penerbangan dari Jakarta menuju Cilacap dan sebaliknya masih tergolong tinggi karena hanya ada satu maskapai penerbangan.

Bahkan, kata dia, Susi Air telah beberapa kali memberlakukan perubahan harga tiket tetapi tidak turun.

“Sebelum Lebaran 2011, harga tiket sebesar Rp580.000 per orang. Setelah lebaran sebesar Rp630.000 dan sekarang menjadi Rp690.000,” katanya.

Terkait hal itu, dia mengatakan, Bandara Tunggul Wulung Cilacap yang dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ini terbuka bagi maskapai penerbangan manapun.

Meskipun demikian, kata dia, bandara ini hanya mampu dituruni pesawat-pesawat berukuran kecil karena hanya memiliki landasan pacu sepanjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter.

“Maksimal pesawat jenis Fokker-27 atau ATR-70 seperti yang pernah dioperasikan Wings Air saat melayani penerbangan Jakarta-Cilacap beberapa tahun silam,” katanya.

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan, sebuah sekolah penerbangan direncanakan akan membangun hanggar di Bandara Tunggul Wulung.

“Rajawali Citra rencananya akan membuka ‘flying school’ (sekolah penerbangan, red.) dan membangun hanggar, namun masih dalam proses perizinan. Selain itu, dari Deraya juga berencana akan membuka penerbangan ke Cilacap,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penerbangan selain menuju Jakarta, dia mengatakan, saat ini Susi Air sedang menjajaki kemungkinan membuka jalur penerbangan Jakarta-Cilacap-Yogyakarta atau Jakarta-Cilacap-Semarang.(yri)

Tag Terkait

2 Komentar untuk JADWAL PENERBANGAN: Susi Air tambah frekuensi terbang Jakarta-Cilacap

  1. Harganya kok mahal buanget tujuh ratus ribu lebih.seharusnya bisa turun donk
    biar tambah ramai

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X