Jolie bikin film berkisah tragedi perang Bosnia

Angelina Jolie (reuters)

Angelina Jolie sama sekali tidak memiliki rencana membuat film. Namun kian getol dia belajar mengenai perang Bosnia, kian dalam juga tanggung jawab yang dirasakannya terhadap generasinya.

Jolie menghabiskan energinya untuk In the Land of Blood and Honey, mulai dari penulisan naskah, co-produser hingga penyutradaraan film yang bersetting konflik 1992-1995 yang menewaskan lebih dari 100.000 orang itu.

Film ini diyakini akan menuai kontroversi di Bosnia, dan segera tayang di bioskop di seluruh Amerika Serikat pada Jumat dan berhasil masuk nominasi Golden Globe untuk film berbahasa asing.

“Saya tidak berkeingingan menjadi sutradara, saya terlibat di film ini karena tergerak oleh temanya,” kata Jolie (36), kepada Reuters.

“Ini bukanlah pengalaman biasa bagiku, lebih ke pembelajaran mengenai kemanusiaan dan kesatuan, sekaligus memahami budaya,” katanya.

Pemenang Oscar lewat ‘Girl, Interrupted’ ini mulai berkarir di Hollywood sejak umur 17 tahun, ketika konflik Bosnia memanas.

Namun, semenjak dia bergabung menjadi duta PBB dan mengunjungi Bosnia, saat itu lah dia belajar mengenai peran dan korbannya.

“Ketika melihat Bosnia—karena ketika itu masih remaja—saya merasa bertanggung jawab untuk memberi perhatian lebih karena saya tidak ada di masa itu…Saya masih terlalu muda dan menikmati hidup,” kata Jolie.

‘Blood and Honey’ berkisah tentang pria Serbia dan seorang perempuan Bosnia yang terlibat konflik etnis, yang kemudian bertemua ketika si pria masuk ke militer dan si perempuan menjadi tahanannya.

Jolie menampilkan para pemeran utama yang tidak terkenal di Bosnia yaitu Goran Kostic dan Zana Marjanovic. Film ini mengambil syuting di Inggris dan Serbia-Kroasia.

Film ini lebih banyak mengambil adegan di Hungaria, dibandingkan dengan di Bosnia seperti yang direncanakan sebelumnya. Hasilnya, film ini diterima dengan antusiasme yang baik di Bosnia, dan Jolie pun mendapat penghargaan dalam Sarajevo Film Festival Juli lalu.

“Film ini milik negara ini [Bosnia] dan masyarakatnya, ini mengenai kisah mereka dan film mereka,” kata Jolie. “Mereka adalah para pemain film paling berbakat dan tak seorang pun yang berani mengambil peran ini.” (fsi)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X