Kabar ekonomi (25/11): UMK Cimahi 2012 jadi Rp1,22 juta

BANDUNG (bisnis-jabar.com): Rangkuman berita ekonomi dari media massa yang terbit di Bandung hari ini a.l Gubernur Jawa Barat resmi menaikkan upah minimum kota (UMK) Cimahi 2012 menjadi Rp1.224.442 dan Proses penataan ruang dan pembangunan berbagai fasilitas penunjang tujuh kawasan sentra industri di Kota Bandung lambat.Berikut rangkuman lengkapnya:

UMK CIMAHI : Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan resmi menaikkan upah minimum kota (UMK) Cimahi 2012 sebesar Rp15.000 (4,43%), sehingga UMK Cimahi menjadi Rp1.224.442.

Kenaikan tersebut disampaikan di Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Pakuan,Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung,kemarin. Heryawan mengatakan, perubahan UMK ini untuk menjaga kondusivitas hubungan industrial di Kota Cimahi. Seperti dalam Keputusan Gubernur No 561/ kep.1540- Bangsos/ 2011 tanggal 21 November 2011. UMK Cimahi semula Rp1.209.442 kemudian naik menjadi Rp1.224.442 atau naik sebesar Rp15.000.

Dengan demikian besaran UMK Cimahi mencapai 101,24% dari nilai kebutuhan hidup layak (KHL). Terkait dengan sikap penolakan usul kedua,Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar Hening Widiatmoko mengatakan, pemprov menolak usulan kedua nilai UMK Cimahi karena tidak sesuai prosedur. (SEPUTAR INDONESIA)

KIOS KEBAKARAN: Sebanyak 107 kios yang berada di Pasar Cikampek II (Plaza Cikampek) terbakar pada Rabu (23/11) sekitar pukul 20.45 WIB.

Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik yang berasal dari salah satu toko.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat kebakaran ini kerugian diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Yohanes, salah seorang pedagang ponsel, mengatakan,di Pasar Cikampek II terdapat ratusan pedagang yang berjualan mulai dari peralatan elektronik, pakaian, sepatu, mainan anak hingga aneka makanan.

Dia menyebutkan,kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Rabu (23/11). Saat itu, kata dia, sejumlah pedagang telah menutup kiosnya. Dirinya mendapatkan kabar jika kiosnya terbakar setelah seorang rekan memberikan kabar melalui telepon. ”Baru juga sampai di rumah sudah ditelepon pedagang lainnya yang mengabarkan pasar terbakar, ”ucapnya. (SEPUTAR INDONESIA)

SENTRA INDUSTRI: Proses penataan ruang dan pembangunan berbagai fasilitas penunjang tujuh kawasan sentra industri di Kota Bandung lambat.

Ketujuh kawasan itu adalah sentra industri dan perdagangan rajutan Binongjati, sentra perdagangan kain Cigondewah, sentra perdagangan jeans Cihampelas, sentra industri kaos Suci, sentra industri sepatu Cibaduyut, sentra industri tahu tempe Cibuntu, dan sentra industri boneka Sukamulya Sukajadi.

“Harus diakui sejak ditetapkan Keputusan Wali Kota Nomor 517/Kep.793-Huk/2006 tanggal 3 Oktober 2006 tentang Pembentukan Tim Penataan Revitalisasi Kawasan Sentra Industri,terbatasnya ruang untuk berbagai fasilitas penunjang belum maksimal”. “Seperti akses, sarana parkir, dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pembangunannya kurang cepat,”ungkap Wali Kota Bandung Dada Rosada pada seminar “Optimalisasi Potensi Tujuh Kawasan Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung dalam Era Liberalisasi Perdagangan” di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta,kemarin. (SEPUTAR INDONESIA)

LENOVO-IMT: Lenovo -vendor komputer asal China- menargetkan bisa meraup 10% dari total pangsa pasar notebook yang ada di Indonesia, salah satunya dengan menggandeng komunitas pendidikan. Sandy Lummy, Country General Manager Lenovo Indonesia, menuturkan penjualan aneka produk komputer yang dipasarkan di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dari waktu ke waktu. “Selama kuartal III, komputer kami dengan berbagai variannya telah terjual 93.000 unit,” katanya di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman kerjasama akademis dengan Institut Manajemen Telkom di Bandung, kemarin. (BISNIS INDONESIA)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X