KEDELAI: Penjual Tahu & Tempe Cimahi Siap Mogok

(bisnis-jabar.com)

CIMAHI (bisnis-jabar.com) – Sejumlah penjual tahu dan tempe di Pasar Cimindi memastikan besok akan mogok berjualan karena tidak adanya pasokan dari produsen di Cibuntu.

Salah seorang penjual tahu dan tempe, Asep Baharudin mengaku setuju tak setuju dengan rencana para perajin tahu yang akan melakukan mogok produksi pada 25-27 Juli mendatang.

“Setuju karena kasihan para produsen merugi kalau harga bahan baku terus naik, tidak setuju karena kalau tidak jualan dapur tidak bisa ngebul,” kata Asep kepada Bisnis, Selasa (24/7).

Menurut dia, penjualan tahu dan tempe anjlok 50% dari sebelum mengalami kenaikan sejak beberapa hari lalu. Saat ini harga jual tahu perpotongnya Rp500 dari sebelumnya Rp400.

Meski besok direncanakan akan mogok produksi, dirinya tetap akan berjualan karena stok dagangannya diperkirakan masih tersisa banyak. Semenjak kenaikan harga, dalam sehari dirinya hanya mampu menjual 500 potong, padahal sebelumnya mampu terjual 2.000 potong.

Salah seorang pembeli, Mulyani mengaku dirinya sudah menerima kabar adanya aksi mogok jualan tahu dan tempe di seluruh pasar. Makanya, dirinya memaksakan diri untuk membeli sebagai bahan persediaan selama penjual mogok dagang.

“Kan mogok produksi dan jualannya lumayan lama, jadi harus ada persediaan bahan makanan. Tempe dan tahu kan lauk pauk yang harganya lebih murah,” paparnya.(k6/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X