BANDUNG (bisnis-jabar.com) – Pada 2012 Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar menerima 115 pengaduan masyarakat terkait pelanggaran isi siaran televisi yang ditangkap oleh masyarakat Jabar.
Koordinator Bidang Isi Siaran KPID Jabar Nusyawal mengatakan sejumlah persoalan isi siaran yang tidak berkenan di masyarakat mayoritas seputar nilai-nilai sosial dan sopan santun.
“Sedangkan diurutan kedua, masyarakat banyak mempermasahkan acara tv yang mempertontonkan kekerasan fisik dan verbal serta gaya berpakaian yang dianggap tidak sesuai dengan norma masyarakat,” kata Syawal kepada Bisnis, Jumat (29/6).
Disebutkanya, apabila melihat kategori acaya yang banyak diprotes pemirsa mayoritas berkaitan dengan acara sinetron, infotainment dan acara komedia yang banyak mempercandakan fisik lawan mainnya.
Menurutnya, beberapa tahun terakhir ini KPID Jabar memang sengaja tidak mempublikasikan sejumlah acara yang banyak dikomplain masyarakat dengan maksud agar bisa menyelesaikan secara persuasif.
Karena ketika setiap pelanggaran disampaikan ke publik, KPID dianggap mempunyai keberpihakan terhadap stasiun tv lainnya. Akan tetapi, cara persuasif ini dijalankan prilaku isi siaran stasiun tv ternyata tetap tidak berubah. Berbagai saran dan teguran yang disampaikan KPID tidak digubris.
“Makanya, dalam waktu dekat kami akan mengadakan rapat apakah akan kita ungkap lagi publik. Agar bisa memberi efek jera kepada masyarakat,” ujarnya.(k6/yri)