LATIHAN KERJA: Sudah saatnya Jawa Barat miliki pusat pelatihan tenaga kerja

BANDUNG (bisnis-jabar.com): Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menyatakan sudah seharusnya pemerintah membuka tempat pelatihan untuk calon tenaga kerja.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Deddy Widjaya mengatakan sampai saat ini angka penggangguran di Jabar masih tinggi sementara industri masih kekurangan tenaga kerja. Hal tersebut, lanjutnya, terjadi karena SDM yang tersedia belum bisa memenuhi kualifikasi industri.

“Sudah sepantasnya ada pusat pelatihan. Mulai dari politeknik sampai yang jangka pendek seperti kursus. Hal ini untuk menampung kekosongan dari kebutuhan industri,” katanya hari ini.

Dia menambahkan pusat pelatihan ini juga penting untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi pasar tenaga kerja terbuka Asia pada 2015 mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hening Widiatmoko mengatakan pihaknya sangat mendukung ide pusat pelatihan ini.

“Apalagi untuk memenuhi kebutuhan industri tekstil. Karena, selama ini balai pelatihan kerja (BLK) yang kami punya umumnya untuk kejuruan perbengkelan tidak ada kaitannya dengan tekstil,”ujarnya.

Menurutnya persiapan kompetensi SDM memang perlu melalui pusat pelatihan. Hal tersebut penting apalagi untuk industri TPT. (k29/yri))

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X