Linggarjati Masih Jadi Andalan Wisata Edukasi

KUNINGAN (bisnis-jabar.com) – Salah satu tempat bersejarah di Kabupaten Kuningan yang dijadikan tempat tujuan wisata, adalah Gedung Perundingan Linggarjati.

Sebuah bangunan yang digunakan para tokoh kemerdekaan Republik Indonesia pada Semptember 1946 silam, masih terawat dengan baik di bawah naungan Dinas Pariwisata Kabupaten Kuningan.

Meski sejumlah benda-benda di dalam gedung ini kebanyakan miniatur dari benda aslinya, namun beberapa catatan dan keterangan yang ada di sekitar barang-barang di dalam Gedung Perundingan Linggarjati ini memberikan banyak pengetahuan sejarah masa lalu pada zaman kemerdekaan.

Pengurus Gedung perundingan Linggarjati, Kuningan, Sukardi menuturkan keberadaan Gedung Perundingan Linggarjati sangat memberikan pengetahuan tentang sejarah, tak hanya kepada anak-anak usia sekolah, namun juga orang dewasa.

“Terbukti yang berkunjung tak hanya anak-anak sekolah, bahkan orang dewasa pun banyak yang berkunjung,” katanya, Sabtu (14/7).

Sukardi menuturkan khusus bagi siswa seluruh sekolah di Kabupaten Kuningan dari TK-SMA ketika memasuki liburan sekolah diwajibkan berkunjung ke lokasi ini.

“Kunjungan siswa ke Gedung Perundingan Linggarjati merupakan program Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, agar pendalaman siswa terhadap sejarah semakin baik,” tuturnya.

Khusus pada musim liburan 2012 kali ini, pengunjung dari luar kota seperti Jakarta, Bandung dan Tegal semakin banyak, dan kebanyakan rombongan pelajar.

Jika Anda beserta keluarga ingin datang ke tempat ini kalau dari arah Kota Cirebon atau Ciamis, kendaraan pribadi Anda dapat mengakses jalur dari perempatan Linggarjati yang menuju Kawasan Wisata Terpadu Linggarjati, karena keberadaan Gedung Perundingan Linggarjati berjarak beberapa meter setelah tempat tersebut (Kawasan Wisata Terpadu Linggarjati).

Kalaupun Anda menggunakan kendaraan umum, maka bisa diakses oleh angkutan umum jurusan Cilimus-Linggarjati, Anda bisa naik angkutan ini di Pasar Cilimus, Kuningan, dengan tarif Rp2.000.

Dan untuk masuk ke dalam Gedung perundingan Linggarjati, sesuai dengan Perda Kabupaten Kuningan, tiap pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp2.000 sedangkan anak-anak tarifnya Rp1.000, dan buka 7 hari dalam seminggu dari pukul 08.00-17.00 WIB.

Bagi pengunjung dari mancanegara pihak pengelola telah membuat keterangan untuk benda atau foto-foto bersejarah dengan 2 bahasa (Indonesia dan Inggris). (K3/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X