JAKARTA: Euro terus bergerak kearah pelemahan mingguan terbesarnya dalam lebih dari 6 bulan di tengah krisis hutang regionnya yang menghambat pertumbuhan ekonomi.
Euro melanjutkan pelemahannya hingga hari kedua terhadap yen sebelum rilis data hari ini yang diperkirakan akan menunjukkan turunnya produksi industri Jerman dan Spanyol.
The European Central Bank dan the People’s Bank of China menurunkan tingkat suku bunga pinjamannya kemarin sementara Bank of England melanjutkan program pembelian asetnya.
Pagi ini di Tokyo, euro sedikit terkoreksi kelevel $1,2385 dari $1,2392 kemarin. Euro diperkirakan akan turun 2,2% sepanjang minggu ini. Terhadap yen euro bertahan dilevel ¥99,03 dan minggu ini diperkirakan akan turun 2%.(api)