PEMILUKADA BANDUNG BARAT: PNS Diduga Dimobilisasi Dukung Salah Satu Calon

NGAMPRAH (bisnis-jabar.com)-Bakal calon bupati dan wakil bupati Bandung Barat menduga adanya keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam kegiatan politik praktis untuk mendukung salah satu pasangan.

Dugaan keikutsertaan abdi negara itu ada yang bersifat inisiatif pribadi maupun pengerahan secara sistematis oleh pimpinannya di masing-masing instansi. Selain itu, diduga ada penggunaan APBD untuk membiayai berbagai kegiatan atau program guna kepentingan salah satu bakal calon.

Bakal calon bupati Erni Rusyani Ernawan meminta para PNS yang ada di lingkungan Pemkab Bandung Barat untuk bersikap netral dan tidak berpihak untuk memenangkan salah satu pasangan bakal calon.

“Tak hanya pengerahan PNS, tapi juga adanya penggunaan APBD yang digunakan untuk membiayai kegiatan politik praktis jagoannya,” katanya kepada wartawan di Batujajar, Rabu (20/2).

Penggunaan anggaran tersebut dilakukan secara terang-terangan maupun terselubung melalui berbagai kegiatan dan program yang dibuat dan dijalankan oleh tiap SKPD di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Hal serupa pun disampaikan bakal calon wakil bupati KBB, Agus Yasmin atau AY. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari sejumlah relawan ada indikasi penggunaan anggaran APBD pada sejumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh SKPD di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Menurutnya, kritik yang disampaikannya itu tidak bermaksud untuk menyerang calon tertentu menjelang Pemilukada. Pemantauan yang dia lakukan hanya ingin pelaksanaan pesta demokrasi secara murni dan tidak mengorbankan kepentingan rakyat.

AY pun menyoroti keterlibatan birokrat yang menurutnya sudah terjun bahkan melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Sesuai undang-undang, PNS atau para birokrat dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis.(K6/ija)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X