Pemkab Bogor bina petani untuk revitalisasi pertanian

www.bisnis-jabar.com

BOGOR: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan pembinaan terhadap ratusan kelompok tani (poktan), guna mengggenjot program revitalisasi pertanian yang telah digagas daerah setempat sejak 2009.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Aan Surya Priyana, Rabu di Cibinong mengatakan, pihaknya menggagas sejumlah langkah guna merealisasikan program revitalisasi pertanian dan pembangunan berbasis pedesaan.

“Kami membina ratusan kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produksi tanaman pangan, terutama beras. Kami berharap masing-masing kelompok tani dapat meningkatkan produksi berasnya, sehingga berimplikasi positif pada produksi beras Kabupaten Bogor,” ujar Aan Surya Priyana.

Dikatakannya, pada 2011, pihak Distanhut Kabupaten Bogor melakukan pembinaan terhadap 470 kelompok tani yang tersebar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

“Sepanjang 2011, kami melakukan pembinaan terhadap 470 kelompok tani di Kabupaten Bogor. Kami berharap program ini dapat meningkatkan produksi dari masing-masing kelompok tani,” papar Aan.

Menurut Aan, 470 kelompok tani yang dilibatkan sepanjang 2011 dibina melalui program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi dari program APBN.

“Lahan yang dikelola 470 kelompok tani mencapai 11.000 hektare. Kami berharap program ini dapat menggenjot produksi padi Kabupaten Bogor,” papar Aan.

Selain itu, Pemkab Bogor juga membina 8 kelompok tani melalui program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mereka diharapkan dapat mengoptimakan produksi beras pada lahan seluas 200 hektare.

Program lain yaitu “Sistem Rice Intensification (SRI) dari APBN sebanyak 3 kelompok tani atau 60 hektare.

Distanhut Kabupaten Bogor juga menggagas program Pengembangan Agribisnis Padi yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor, yang mampu menyerap 3 kelompok tani dengan total lahan mencapai 150 hektare.

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X