Pendaftaran calon dewan komisioner OJK dimulai

Oleh Hendri Tri Widi Asworo

Ilustrasi (bisnis-jabar.com)

JAKARTA:  Pendaftaran bagi calon dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan dimulai. Panitia pelaksana memberikan batas waktu dua minggu untuk melakukan pendaftaran yang dimulai hari ini (30/01).

Berdasarkan keterangan tertulis Pansel OJK, masyarakat yang memiliki keahlian dan pengalaman di industri  keuangan diberi waktu antara 30 Januari–14 Februari 2012 untuk menyerahkan formulir pendaftaran kepada Pansel Pemilihan Calon Dewan Komisioner OJK.

“Kami mengundang Warga Negara Republik Indonesia terbaik untuk menjadi Anggota DK OJK. Yang akan  melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai amanat UU No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan” tulis siaran pers tersebut.

Adapun alamat penyampaian pendaftaran diarahkan ke Sekretariat Panitia Seleksai Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK di Kementerian Keuangan Republik Indonesia Gedung Djuanda I Lantai Mezzanine. Gedung tersebut terletak di Jalan Dr. Wahidin No.1 Jakarta Pusat 10710.

Adapun informasi yang lebih lengkap termasuk untuk mengunduh formulir pendaftaran calon DK OJK dapat diakses melalui situs resmi panitia seleksi, yakni www.pansel.ojk.go.id.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Darmawan Wintarto Martowardojo dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memimpin Tim Seleksi Calon Anggota Komisioner OJK.

Adapun delapan anggota lainnya adalah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, Dirjen Pajak Fuad Rahmani, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Mahmudin Yasin.

Selain itu diputuskan juga Ahmad Daniri sebagai perwakilan dari sektor pasar modal), lalu Gunarni Suwono yang menjadi wakil industri perbankan, Aryanti sebagai perwakilan sektor keuangan non perbankan,  serta M Chatib Basri sebagai perwakilan akademisi.(yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X