PENYELUNDUPAN ROTAN : Pemerintah Agar Waspadai Ekspor Fiktif

(reuters)

CIREBON (bisnis-jabar.com)— Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) meminta pemerintah agar mewaspadai ekspor kerajinan barang jadi rotan fiktif yang bertujuan untuk menyelundupkan bahan baku rotan.

Ketua DPN Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI), Sunoto mengatakan modus yang dipakai spekulan untuk menyelundupkan bahan baku rotan biasanya dengan cara membuat semacam produk kerajinan barang jadi rotan seperti sapu injuk bergagang panjang, keranjang dan bola basket besar.

“Ketiga contoh barang ekspor tersebut diduga setelah sampai di negara tujuan, langsung dijadikan bahan baku industri kerajinan rotan setelah larangan ekspor bahan baku diberlakukan awal 2012 lalu,” katanya kepada bisnis-jabar.com di Cirebon, Senin (29/10).

Sunoto menegaskan pihaknya akan terus mengawal tahap pelaksanaan aturan larangan ekspor bahan baku agar tidak terjadi penyelundupan bahan baku rotan yang dipastikan akan menghancurkan indutri kerajinan rotan dalam negri.

“Penyelundupan bahan baku rotan dengan modus ekspor fiktif produk kerjainan rotan perlu diawasi dengan ketat, karena sekilas dalam dokumen resminya merupakan produk barang jadi, padahal hanya akal-akalan spekulan untuk melarikan bahan baku rotan dari Indonesia,” tuturnya. (k3)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X