PERUM BULOG: Mei 2013, Penyerapan Beras di Cirebon Capai 66.877 Ton

CIREBON (bisnis-jabar.com)–Penyerapan beras yang dilakukan Perum Bulog di Wilayah Cirebon Jawa Barat hingga pertengahan Mei  2013 mencapai 66.877,83 ton atau telah mencapai 54,37% dari total target penyerapan sepanjang tahun yang dipatok sebanyak 123.000 ton.

Pada penyerapan beras yang dilakukan Perum Bulog Cirebon di Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, dan Majalengka.

Penyerapan tertinggi terjadi pada April 2013 yang mencapai 31.773 ton seiring panen raya yang sedang berlangsung di kawasan tersebut dan diperkirakan akan berlanjut (panen raya) hingga bulan berikutnya (Mei).

Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Cirebon Basirun mengatakan meskipun sedang berlangsung panen raya dan produksi meningkat.

Akan tetapi, katanya, harga gabah di tingkat petani masih berada di atas harga HPP yang ditetapkan untuk gabah kering panen (GKP) Rp3.300 per kg, dan gabah kering giling (GKG) Rp4.200 per kg.

“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, untuk harga gabah GKP saat ini masih berada pada kisaran Rp3.500-Rp3.600 per kg,” katanya, Kamis (16/5/2013).

Basirun mengungkapkan harga rata-rata gabah (GKP) di tingkat petani yang masih bertahan di atas harga HPP tidak memengaruhi penyerapan ataupun harga jual di pasaran karena pada April 2013 beras memberikan andil deflasi tertinggi -0,36% dari total deflasi yang terjadi di Kota Cirebon sebesar -0,58%.

“Kami perkirakan pada puncak musim panen padi [April 2013] sejumlah petani melakukan tunda jual seiring munculnya wacana penaikan harga BBM. Akan tetapi penundaan ini tidak akan lama karena petani tidak mungkin menyimpan gabah dalam waktu yang terlalu lama,” tuturnya.

Basirun menjelaskan tren harga beras di pasaran bisa terjaga karena guyuran beras untuk masyarakat miskin (Raskin) yang selalu diberikan tiap bulan sebanyak 5.728 ton untuk wilayah Cirebon.

“Adapun untuk perisapan Ramadan-Idulfitri pihaknya akan menggenjot penyerapan beras sampai Juni 2013 dan menargetkan dapat menyerap beras sebanyak 91% dari target total penyerapan sebanyak 123.000,” ujarnya. (k3/k29/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X