PILGUB JABAR: Daday-Deddy Dores Naik Delman, Klaim Bawa 3 Juta KTP

(bisnis-jabar.com)

BANDUNG (bisnis-jabar.com)–Pasangan calon perseorangan Daday Hudaya dan Dedi Setiadi alias Deddy Dores akhirnya resmi mendaftar ke KPU Jabar.

Datang menggunakan delman dan diiringi puluhan pendukung, pasangan politisi dan musisi ini tiba pukul 15.30. Diiringi teriakan pendukungnya keduanya langsung mengisi daftar hadir dan menyerahkan berkas secara simbolis.

Daday Hudaya yang masih tercatat masih mengikuti proses penjaringan Cagub Pilgub Jabar 2013 di Partai Demokrat mengatakan ia memutuskan maju karena memiliki prestasi di Jabar.

“Ibaratnya, seorang anak ingin diperhatikan orangtuanya,tatkala anaknya ini layak jual dan mampu memimpin Jabar,Insya Allah orangtua akan memperhatikan,” katanya.

Daday membantah jika pencalonannya dianggap membelot dari Demokrat. Menurutnya orang yang akan mengabdi bukanlah pembelot. “Ini langkah saya sebagai putra Jabar,ingin membantu Jabar supaya lebih maju,” katanya.

Ia mengaku pihak DPP Demokrat sudah mengetahui rencana pencalonannya. Menurutnya posisi dirinya di DPP masih tercatat sebagai pengurus sampai hari ini.

Saat ditanya bagaimana nasibnya di penjaringan calon Demokrat,dengan jawaban membingungkan Daday mengatakan ia masih belum mengundurkan diri. “Kan nanti bisa koalisi, ini karena batas akhir pencalonan [independen] hari ini,” katanya bersemangat.

Daday mengaku ia membawa berkas dukungan sebanyak 3 juta ke KPU dari 26 kabupaten/kota.

Menurut Rahmat Mansyur, Ketua Tim Sukses Daday-Deddy dukungan tersebut datang dari Garut,Ciamis,Kabupaten Bandung,KKB,Cianjur,Sukabumi sampai Karawang.

“Dukungannya mencapai 4 juta lebih. Yang diserahkan 3 juta berkas dukungan,” katanya. Pencarian dukungan ini menurutnya sudah dipersiapkan sejak sejak 7 bulan lalu. (ajz)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X