Populasi berkurang, harga sapi bibit malah turun

foto: bisnis-jabar.com

BANDUNG: Dinas Peternakan Jawa Barat mencatat populasi sapi potong lokal di provinsi ini pada 2010 mencapai 327.750 ekor.

Kabid Produksi Dinas Peternakan Jabar Taufik Garsadi mengatakan dari total populasi tersebut, sapi yang dipotong mencapai 183.487 ekor. Sementara sapi potong impor hanya 128.225 ekor.

Dia menambahkan kebutuhan masyarakat Jabar terhadap daging sapi mencapai 120.553 ton atau setara dengan 750.640 ekor sapi per tahun.

“Jika dilihat dari kebutuhan tersebut memang kita masih kekurangan daging sapi,” katanya.

Penyediaan daging sapi di Jabar pada 2010 mencapai 82.208 ton atau setara dengan 473.643 ekor sapi. Pada 2010 itu, kata dia, Jabar kekurangan sapi hingga 276.998 ekor.

Mengenai harga sapi di tingkat petani, lanjutnya, memang  masih terbilang rendah.

Dia mengatakan harga sapi bibit berusia empat bulan, hanya berkisar Rp1 juta– Rp2 juta per ekor. Padahal, tahun 2010 mencapai Rp4 juta per ekor.

Sementara itu, harga daging sapi potong saat hidup berada dikisaran Rp22.000 – Rp23.000 per kg.

“Dengan adanya penghentian ekspor sapi dari Australia diharapkan bisa memotivasi peternak untuk meningkatkan usahanya,” katanya. (Ajijah)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X