Produksi Kopi Arabika Kab. Bandung Naik 100%

(bisnis-jabar.com)

SOREANG (bisnis-jabar.com) — Produksi kopi arabika di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung diproyeksikan meningkat dua kali lipat pada tahun ini.

Berdasarkan data yang didapat dariĀ  Koperasi Petani Kopi Warga Masyarakat Hutan (Koptan Kowamah) jumlah produksi tahun ini mencapai 950 ton per tahun dari luas lahan 4.900 hektare.

Pengurus Koptan Kowamah Djamhur mengatakan produksi kopi arabika di Pangalengan terus meningkat sejak awal 2012. “Pada 2011 produksi kopi di sini turun,” ungkapnya kepada Bisnis Minggu (28/10).

Djamhur mengaku pada 2011 produksi turun disebabkan kondisi cuara sehingga biji kopi basah menjadi buruk.

Menurut dia, dari satu pohon kopi hanya menghasilkan biji kopi basah sebanyak 1/2 kg setiap kali panen, tapi saat ini satu pohon kopi rata-rata menghasilkan biji kopi basah sebanyak 5-7 kg per setiap panen.

“Sedangkan harga biji kopi basah saat ini berkisar Rp4.500-Rp6.000 per kg,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan luas areal kopi arabika di Kabupaten Bandung mencapai 9.000 hektare a.l di Kecamatan Cimaung, Pasirjambu, Rancabali, Ciwidey, dan Pangalengan.

Tisna mengaku pihaknya belum bisa merinci berapa jumlah kopi yang diproduksi. Namun, lanjutnya, produksi satu pohon kopi rata-rata menghasilkan biji kopi basah sebanyak 5-10 kg per setiap panen.

“Kami optimistis produksi kopi arabika di Kabupaten Bandung bisa meningkat,” ujarnya.(k29/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X