Ribuan Kubik Kayu Perhutani Tasik Dicolong

(jibiphoto)

TASIKMALAYA (bisnis-jabar.com) – Perum Perhutani Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tasikmalaya berhasil mengamankan ribuan batang kayu gelondongan diduga hasil tebang ilegal di Kecamatan Cikatomas dan Cikalong.

Data yang berhasil dihimpun, 2.045 batang kayu mahoni atau 73.790 meter kubik dari lokasi Resor Pemangku Hutan (RPH) Cikatomas, Desa Neglasari dan Desa Sindang Asih dan 376 batang kayu jati atau sebanyak 18,438 meter kubik diamankan di RPH Cikalong, Desa Mandala Jaya, Kecamatan Cikalong.

Kepala Perhutani KPH Tasikmalaya Jenjen mengetahui praktik penebangan liar dari masyarakat sebab sebelumnya pemantauan dilakukan di d aerah lain.

“Kami saat itu memang tidak sedang memantau lokasi yang menjadi penebangan. Kami tahu penebangan laporan masyarakat,” katanya.

Kini pihaknya sudah melaporkan kasus penebangan tersebut kepada Polres Tasikmalaya dan Polda Jawa Barat.

Menurut dia, pihaknya akan meningkatkan koordinasi baik dengan kepolisian atau TNI terkait pengamanan hutan di wilayah di Cikatomas dan Cikalong agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

“”Pihak kepolisian Kabupaten Tasikmalaya dan Polda Jawa Barat belum menangkap para tersangka,” katanya.

Adapun kerugian dari penebangan kayu mahoni dan Jati tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan kerugian lingkungan hidup bisa melebihi angka miliaran rupiah, karena pohon yang ditebang ilegal dilakukan terus menerus.(k55/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X