Home » Berita dengan Tag » UMK 2014

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja, Jabar Akan Beri Pengusaha Insentif Pajak

Bisnis-jabar.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan berbagai langkah strategis untuk mendorong penyerapan tenaga kerja. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Johny Darma mengatakan langkah ini diantaranya memberikan insentif pajak bagi industri padat karya agar bergairah menyerap tenaga kerja dan memermudah izin usaha. Johny mengatakan pihaknya masih optimistis… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG – Penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat merosot pascapenetapan upah minimum kota dan kabupaten 2014 pada November 2013 lalu. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar johny Darma mengungkapkan penurunan penyerapan tenaga kerja baru mencapai 30% setiap bulan. “Permintaan tenaga kerja memang turun setelah penetapan UMK November lalu, khususnya… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat mengungkapkan sejak penetapan UMK 2014 bulan lalu, sejumlah pengusaha diprediksi merelokasi pabrik ke Jawa Tengah. Wakil Ketua Apindo Jabar Ari Hendarmin mengatakan laporan rencana relokasi pabrik telah diberikan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar. “Kalau sebelum penetapan UMK para pengusaha baru berencana dan memertimbangkan pemindahan usaha,… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Puluhan pengusaha tekstil produk tekstil (TPT) di Jawa Barat memastikan akan hengkang ke Jawa Tengah pada 2014. Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menuturkan kepastian hengkangnya pengusaha TPT dipicu penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2014 yang sangat tinggi. Menurutnya, saat ini para pengusaha sudah mengantongi ijin usaha dari pemerintah kabupaten setempat. “Proses perijinan… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Penetapan UMK 2014 Jawa Barat ditandai dengan sejumlah kabupaten/kota yang memberlakukan UMK di atas angka kebutuhan hidup layak. Berdasarkan penetapan UMK seperti yang tertera dalam Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.1636-Bangsos/2013, sebanyak 20 kabupaten/kota memiliki UMK yang nilainya 100% lebih dari angka KHL. Ke-20 kabupaten/kota itu di antaranya Kota Bandung, Cimahi, Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Kabupaten… Baca Selengkapnya »

Ini Daftar Lengkap UMK 2014 Jawa Barat

Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Semalam Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.1636-Bangsos/2013 tentang UMK 2014. Berikut rincian UMK 2014 di Jabar: 1. Kota Bandung Rp 2.000.000 2. Kota Cimahi    Rp 1.735.473.000 3. Kabupaten Bandung Rp 1.735.473.000 4. Kab. Bandung Barat Rp 1.738.476.000 5. Kabupaten Sumedang Rp 1.735.473.000 6. Kabupaten Subang  Rp 1.577.956.000 7. Kabupaten Purwakarta… Baca Selengkapnya »

Buruh Kota Bandung Pasrah dengan UMK 2014

Bisnis-Jabar.com,BANDUNG–Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) pasrah dengan keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, terhadap revisi upah minimun kota (UMK) yang naik menjadi Rp2 juta. Koordinator SBSI 1992, Ajat Sudrajat mengeluhkan keputusan Pemkot yang menaikan upah buruh, jauh dari tuntutan yang diberikannya. “Ya mau tidak mau harus kami terima, karena itu keputusan terakhir Wali Kota,” ujarnya, Kamis… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Pemerintah Kota Bandung menilai naiknya upah minimum kota (UMK) menjadi Rp2 juta, sebagai toleransi meringankan beban buruh. Mengingat, pada Senin (18/11/2013) lalu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menetapkan UMK sebesar Rp1.923.157. Akan tetapi, kaum buruh menilai UMK tersebut masih belum layak. Sehingga buruh pun melakukan aksi turun ke jalan, dengan menutup Jalan Wastukencana sebagai… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG–Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memenuhi janjinya bertemu massa buruh yang menuntut kenaikan UMK 2014. Datang pada pukul 15.30 ke Gedung Sate, Heryawan tidak langsung menemui perwakilan buruh dari Bekasi, Karawang, Bogor, dan Purwakarta yang sudah menunggu di ruang Malabar sejam sebelumnya. Gubernur lantas mendadak memindahkan pertemuan ke lantai 3 Ruang Ciremai yang merupakan ruang… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, SURABAYA – Sejumlah pengusaha yang perusahaannya berada di kawasan ring satu atau basis industri di Jatim (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan) mengancam akan memindahkan usahanya ke daerah yang upah buruhnya di bawah Rp2 juta. “Pengusaha tidak kuat jika upah minimum kabupaten/kota (UMK) harus di atas Rp2 juta. Tidak menutup kemungkinan kami… Baca Selengkapnya »