TOL CIKAPALI: Kredit Tahap I dari Sindikasi Perbankan Cair Rp1 triliun

JAKARTA—PT Lintas Marga Sedaya(LMS) mencairkan kredit tahap pertama dari sindikasi perbankan sekitar Rp1 triliun untuk membiayai pembangunan proyek tol Cikampek-Palimanan (Cikapali).

Presiden Direktur LMS Muhammad Fadzil mengatakan pencairan kredit tahap pertama tersebut terkait dengan upaya mempercepat pembangunan jalan tol guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami menyadari bahwa proyek tol Cikapali ini sangat strategis untuk mendorong ekonomi nasional dan menciptakan manfaat ekonomi yang tinggi bagi masyarakat di sekitar proyek tol,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis di Jakarta, Rabu (26/6).

Dia menjelaskan pencairan kredit sindikasi tersebut juga sejalan dengan progres pembebasan lahan yang semakin membaik.

“Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai, karena beberapa warga yang semula menolak pembebasan lahan, kini sudah mulai memahami dan menerima dana kompensasi yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Fadzil.

Sementara itu, Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pencairan kredit  tahap pertama ini bisa dilakukan setelah LMS mampu memenuhi seluruh syarat-syarat administrasi.

“Sesuai persyaratan , LMS harus lebih dulu menggunakan modal sendiri untuk membiayai tahap awal proyek pembangunan tol Cikapali,” kata Jahja.

Pencairan kredit tahap pertama ini merupakan bagian dari kredit sindikasi 22 bank yang dipimpin oleh Bank BCA bersama dengan Bank DKI dengan komitmen pinjaman sebesar total Rp 8,8 triliun.

Tol Cikapali terbagi menjadi enam seksi dan memiliki jumlah simpang susun (interchange) sebanyak 7 buah  yang meliputi: SS Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya dan Palimanan. Proyek jalan tol sepanjang 116 km ini diharapkan selesai dan dapat beroperasi pada tahun 2015 mendatang.

Dalam keterangan resmi, progres konstruksi pada seluruh ruas tol Cipali sudah mencapai 4,4% dari total target sebesar 3% hingga Juni 2013.(JIBI/k29/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X