Walhi minta Chevron tunjukkan Amdal

BANDUNG (bisnis-jabar) : Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat meminta agar PT Chevron Geothermal Indonesia transparan dalam kepemilikan dokumen Amdal (Analisis mengenai dampak lingkungan) perluasan wilayah kerja yang menggali empat sumur baru.

Direktur Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan mengatakan, Chevron sebagai perusahaan yang telah mendapatkan anugrah sebagai perusahaan dengan melaksanakan prinsip kerja ramah lingkungan, seringkali tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

“Selama ini kami tidak pernah bisa mendapatkan bukti bahwa apa yang mereka kerjakan disana telah memiliki Amdal dan melibatkan partisipasi masyarakat,” kata Dadan, hari ini.

Selain itu, perluasan wilayah kerja yang dilakukan Chevron terutama yang masuk ke kawasan Cikembang dan Cihawuk Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung merupakan kawasan cagar alam. Artinya, di kawasan tersebut tidak boleh terjadi penebangan pohon dan pengrusakan ekosistem yang ada.

“Menganai hal ini kami sudah adukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Dan berdasarkan informasi valid yang kami terima aktivitas mereka itu sama sekali tidak berizin,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Bandung sempat melakukan protes terhadap perluasan wilayah kerja yang dilakukan PT CGI karena dianggap tidak menempuh prosedur perizinan kepada pemerintah setempat disamping telah terjadi pengrusakan hutan lindung.
Oleh karenanya, Pemkab Bandung pun meminta Kementerian Kehutanan untuk melakukan penelitian terkait aktivitas PT CGI khususnya masalah pembalakan hutan konservasi.(k6)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X