WASPADA GALUNGGUNG: Aktivitas tambang pasir terancam dihentikan

TASIKMALAYA: Aktivitas penambangan pasir di kawasan kaki Gunung Galunggung, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terancam dihentikan karena diduga telah merusak sejumlah infrastruktur yang dibangun untuk penanggulangan bencana jika gunung tersebut meletus.

“Kerusakan infrastruktur mitigasi bencana alam harus dihentikan,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, kepada wartawan, Kamis.

Berdasarkan laporan masyarakat, kata Ade, bahwa Dam dan kantong lahar yang digunakan sebagai menahan laju lahar panas dan dingin di kawasan kaki Gunung Galunggung telah rusak.

Jika infrastruktur mitigasi bencana terus dibiarkan rusak, menurut Ade, akan menghambat proses evakuasi warga serta kesulitan mengalihkan luapan lahar dari letusan gunung.

“Kita berhadapan dengan potensi bencana gunung meletus yang belum bisa diprediksikan kemana arahnya,” jelas Ade.

Namun laporan warga tersebut, kata Ade, akan dikaji terlebih dahulu penyebab kerusakannya, apakah karena faktor perbuatan manusia atau alam.

Apabila terbukti benar akibat perbuatan manusia atau adanya aktivitas penambangan pasir, maka pemerintah daerah, kata Ade, akan segera menghentikannya.

“Bila penyebab kerusakan disebabkan penambangan, maka kami akan segera menghentikannya,” tegas Ade.

Sementara itu salah seorang warga Kampung Kedung, Desa/Kecamatan Padakembang, Jaja (66) mengatakan kondisi Dam dan tanggul lahar di sekitar Sungai Cikunir dan Cibanjaran terlihat rusak.

Apabila Dam dan tanggul tidak segera diperbaiki, Jaja dan warga lainnya khawatir, jika terjadi letusan gunung tidak dapat melindungi penduduk.

“Kalau Galunggung sampai meletus, dikhawatirkan Dam dan tanggul yang rusak itu tidak bisa melindungi warga,” katanya.(yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X