Aksi Mo Farah, Pahlawan Emas Inggris Melawan Krisis Kelaparan

reuters

LONDON - Pahlawan dua emas Olimpiade asal Inggris Mo Farah membantu meluncurkan program “pertemuan (membahas) kelaparan” yang bertujuan untuk mengatasi kekurangan gizi di seluruh dunia, demikian kantor Perdana Menteri Inggris David Cameron di Downing Street 10 seperti dikutip AFP.

Baru saja memenangi nomor 5.000 meter, Farah bergabung dengan Cameron, legenda sepakbola Brazil Pele, jago lari dari Ethiopia Haile Gebrselassie dan Wakil Presiden Brazil Michel Temer yang menuanrumahi pertemuan itu.
Memanfaatkan sejumlah besar tokoh internasional yang menghadiri penutupan Olimpiade London, Cameron menyeru dunia internasional untuk membantu 25 juta anak di seluruh dunia yang diserang kelaparan.
Farah, 29, yang lahir di Somalia namun pindah ke Inggris pada usisa delapan tahun, menjabat tangan PM Inggris sebelum kemudian melakukan selebrasi “Mobot” yang kemudian terkenal itu.
Sang atlet dan istrinya Tania telah membentuk Mo Farah Foundation yang tujuannya membangun 50 sumur dan memberi donasi per bulan kepada setidaknya 20.000 orang serta memberikan bantuan kesehatan sampai akhir tahun ini.
Dia juga memenangi US$389.000 dari sebuah acara televisi belum lama ini tahun ini untuk proyeknya itu, dan masih banyak lagi.
“Pada awal September saya punya lelang amal besar untuk Mo Farah Foundation,” katanya seperti dikutip AFP.
Para atlet Olimpiade termasuk pelari peraih emas 10.000 meter putri dari Ethiopia Tirunesh Dibaba dan atlet lompat jauh Inggris Greg Rutherford telah menandatangani sebuah surat terbuka kepada Cameron untuk mengeluarkan ajakan besar perang melawan kelaparan dan malnutrisi.
Cameron berjanji menggelontorkan US$188 juta untuk riset bantuan kekeringan dan tanaman perkuatan vitamin untuk Afrika dan Asia Selatan.
Konferensi ini diselenggarakan menjelang upacara penutupan Oimpiade London. (ant/ajz)
Tag Terkait

Berikan Komentar

Email anda tidak akan ditampilkan.

*