Home » Arsip Berdasarkan Kategori » Ragam » Kesehatan

Duduk Terlalu Lama Berisiko Cacat

Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Studi baru menjelaskan jika orang berusia 60 tahun atau lebih tua, menghabiskan setiap jam ekstra sehari dengan duduk akan meningkatkan risiko cacat. Studi pun menunjukkan bahwa olahraga ringan tidak akan melindungi dari bahaya tersembunyi yang diakibatkan dari duduk berkepanjangan. Ini menunjukkan perilaku menetap adalah faktor risiko sendiri untuk cacat, terpisah dari kurangnya aktivitas fisik… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, JAKARTA-Anak yang melihat orang tua bertengkar dapat meningkatkan masalah kejiwaan dan gangguan perkembangan mental atau otak. Para peneliti menemukan hal umum dalam persoalan keluarga seperti dan saling diam dalam keluarga berakibat dampak bahaya bagi anak usia di bawah 11 tahun. Kepala peneliti Dr. Nicholas Walsh di Universitas of East Anglia mengatakan penemuan ini penting… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, BANDUNG - Penelitian di Denmark menunjukkan, lebih dari seperempat dari keguguran pertama kali dapat dicegah dengan membuat kombinasi perubahan gaya hidup. Para peneliti mengatakan mengangkat beban lebih dari 20kg setiap hari selama kehamilan akan mengakibatkan keguguran. Selain itu, menjadi gemuk atau kurus juga meningkatkan risiko keguguran. Wanita awal 30-an yang minum alkohol dan bekerja… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, JAKARTA - Hasil sebuah penelitian terbaru menunjukkan, berhenti merokok bisa berakibat baik kepada kesehatan mental selain juga kesehatan fisik, lapor health.com. Para peneliti menganalisis data dari 4.800 perokok di AS yang mengikuti dua survey terpisah yang digelar dalam kurun tiga tahun. Mereka yang ketagihan atau memiliki masalah kesehatan mental pada survey pertama kurang menghadapi… Baca Selengkapnya »

Mayoritas Rumah Sakit Tidak Terakreditasi

JAKARTA—Minimnya rumah sakit (RS) yang mengantongi akreditasi standar nasional dan international menuntut penyedia jasa rumah sakit diimbau untuk segera meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Sesuai Permenkes No.02/2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit, pemerintah menetapkan akreditasi yang mengacu standar pelayanan kesehatan nasional dan international tersebut dengan 320 macam standar pelayanan dengan 1.028 item pokok penilaian layanan. Sebelumnya, standar… Baca Selengkapnya »

Waspada, Penyakit Hemofilia Mengintai

JAKARTA— Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) memprediksi lebih dari 18.000 penderita hemofilia belum terdiagnosis pada saat ini, sehingga diperkirakan belum mendapat pelayanan kesehatan yang memadai. Novie Amelia Chozie, Wakil Ketua HMHI, mengatakan baru sekitar 1.700 penderita hemolifia yang terdiagnosa di Indonesia per Februari 2014. “Itu cuma sekitar 6% dari perkiraan total penderita sekitar 20.000 orang,”… Baca Selengkapnya »

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Paru

Bisnis-jabar.com, JAKARTA- Debu vulkanik yang berasal dari letusan gunung berapi berbahaya bagi kesehatan, khususnya pada sistem pernafasan. Ahli Kesehatan Paru dari RS Persahabatan Jakarta Agus Santoso mengatakan debu vulkanik yang berukuran kecil, yaitu kurang dari 1O mikron, berpotensi mengganggu pernapasan. Sedangkan debu yang berukuran kurang dari 5 mikron dapat terhirup hingga paru-paru. “Debu vulkanik yang… Baca Selengkapnya »

Vitamin C Kurangi Risiko Stroke

Bisnis-jabar.com, WASHINGTON-Konsumsi makanan yang berisi vitamin C -seperti jeruk, pepaya, merica, brokoli dan strawberi- bisa mengurangi risiko stroke pada manusia, demikian temuan satu studi baru. Studi tersebut, yang disajikan dalam pertemuan tahunan American Academy of Neurology pada akhir tahun ini, melibatkan 65 orang yang telah mengalami intracerebral hemorrhagic stroke, atau pecahnya pembuluh darah di dalam… Baca Selengkapnya »
Bisnis-jabar.com, JAKARTA– Debu vulkanik yang ke luar dari perut bumi saat gunung meletus, cukup berbahaya bagi kulit. Bisa menimbulkan eksim atau dermatitis akibat sifat asam dari debu terutama pada kulit yang sensitif. Dian Sri Hartati, Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin dari RSIA Hermina Bandung, menuturkan dermatitis merupakan peradangan kulit yang timbul, setelah kontak dengan alergen… Baca Selengkapnya »

Kurang Tidur Picu Depresi Besar

Bisinis-jabar.com, JAKARTA-Terlalu banyak banyak atau terlalu singkat tidur bisa meningkatkan risiko terkena depresi. Ini adalah hasil kesimpulan dua penelitian terbaru soal kesehatan tidur. Lama tidur yang tidak teratur bisa mengaktifkan gen-gen terkait dengan depresi, kata para peneliti dalam jurnal Sleep edisi 1 Februari 2014. Salah satu penelitian telah meneliti lebih dari 1.700 kembar dewasa dan… Baca Selengkapnya »