Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Studi baru menjelaskan jika orang berusia 60 tahun atau lebih tua, menghabiskan setiap jam ekstra sehari dengan duduk akan meningkatkan risiko cacat.
Studi pun menunjukkan bahwa olahraga ringan tidak akan melindungi dari bahaya tersembunyi yang diakibatkan dari duduk berkepanjangan.
Ini menunjukkan perilaku menetap adalah faktor risiko sendiri untuk cacat, terpisah dari kurangnya aktivitas fisik yang ringan.
Bahkan, imobilitas hampir sama kuat faktor risiko kecacatan sebagai kurangnya latihan ringan.
Studi menemukan bahwa jika ada dua wanita berusia 65 tahun, yang menetap selama 12 jam sehari dan yang satu lagi menetap selama 13 jam sehari, maka orang yang kedua 50% lebih mungkin mengalami cacat.
Dorothy Dunlop, profesor kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine mengatakan “Orang dewasa harus mengurangi waktu yang dihabiskan untuk duduk, baik di depan TV atau di depan komputer, terlepas dari partisipasi mereka dalam aktivitas ringan atau berat.”
Kecacatan mempengaruhi lebih dari sebelas juta warga Inggris, yang membatasi mobilitas, seperti mengangkat atau membawa sesuatu.
Penelitian dari US National Health and Nutrition Examination Survey ini difokuskan pada sampel 2.286 orang dewasa berusia 60 tahun dan lebih tua.
Rata-rata orang dewasa menghabiskan 90% waktu luangnya untuk duduk dan kurang dari setengah orang dewasa tersebut memenuhi aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh World Health Organization.
Di Inggris, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan aktivitas 150 menit selama seminggu untuk meningkatkan kesehatan. (dailymail/m01/k29)
Recent Comments