(antara)
Bisnis-Jabar.com, BANDUNG—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menanggapi kasus tewasnya gajah Sumatra yang tewas di Aceh karena pemburuan liar beberapa hari lalu.
Sebelumnya SBY dan Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan didesak oleh para masyarakat dan pengguna Twitter dengan tulisan berhastag #RIPPapaGenk.
Berdasarkan pantauan Bisnis, dua pesan yang ditulis oleh SBY yaitu:
Dua pesan tersebut menunjukan sesuatu yang positif dan diharapkan dapat menjadi satu bentuk komitmen pemerintah untuk terus menindak lanjuti kasus tersebut sehingga tidak terulang kembali.
Menanggapi pesan orang nomor satu tersebut, tentu saja para pencinta lingkungan dan satwa dilindungi seperti gajah, orang utan, harimau dan hewan lainnya berharap hal itu bukan sekedar wacana sekilas.
“Riau, Aceh, Kalimantan, Kebon Binatang Surabaya, itu semua menjadi lahan pembantaian hewan-hewan Pak @SBYudhoyono. Jangan cek ke Menhut, tetapi langung kepada orang lapangan,” kata seseorang dengan akun Twitter @moksss, Senin (16/7/2013).
Seorang lainnya melalui akun Twitter @tidvrberjalan juga bertanya bagaimana bisa gajah tersebut mati dan tidak meninggalkan gading.
Semua masyarakat Indonesia jelas harus turut mengiring kasus yang seharusnya dapat ditangani sampai tuntas ini.
Tindak lanjut hukum dari pemerintah melalui pihak yang bertanggung jawab menjadi salah satu jalan yang dapat memotong rentetan kasus merugikan dan kejam seperti ini, sehingga tidak terus-menerus mengurangi habitat hewan liar yang dilindungi di hutan Indonesia. (k31/k29/yri)
Recent Comments