Diperta Minta Impor Produk Hortikultura dalam Bentuk Benih

Bisnis-jabar.com, BANDUNG - Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Diperta) Jawa Barat meminta pemerintah pusat agar mengimpor produk hortikultura dalam bentuk benih.

Kepala Diperta Jabar Diden Trisnadi mengatakan untuk ketersediaan produk hortikultura di Jabar saat ini masih memang terbatas, jika dibandingkan dengan permintaan pasar yang cukup tinggi.

“Terutama komoditas bawang putih yang masih bergantung terhadap impor, sedangkan kuantitas untuk bawang merah di Jabar masih kalah dengan kawasan lain,” katanya, Jumat (10/1/2014).

Padahal, kata Diden, kuantitas dan kualitas komoditas bawang di Jabar berpotensi lebih baik dari produk impor.

Oleh karena itu, dia berharap kepada pemerintah pusat untuk lebih memperbesar impor bawang dalam bentuk benih bukan produk jadi.

Selain itu, Diden mengungkapkan, permasalahan lain yang harus diantisipasi adalah penempatan waktu yang tepat dalam mengimpor benih bawang dengan waktu tanam.

“Saat ini waktu pengiriman impor selalu tidak tepat. Katakanlah petani mulai menanam bawang bulan ini, sedangkan benih yang diimpor datang satu bulan kemudian. Memaksa petani untuk menjual benih sebagai produk konsumsi,” katanya.(k32/k29)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X