
(reuters)
Apakah anda suka meraih iPhone anda malam hari? Sering melakukan SMS pada saat makan malam romantis? Atau anda berulang kali merefresh inbox mail yang ada di ponsel anda?
Anda tidak perlu khawatir karena anda tidak sendiri. Sebuah survey pada 2000 orang menunjukan setiap satu dari sepuluh orang mengatakan mereka kecanduan akan smartphone atau ponsel mereka.
John Benson(39) dari Blackpool menjelaskan bagaimana kecanduan ponsel menghancurkan hidupnya.
“Sekarang iPhone, iTunes, aplikasi dan jejaring sosial telah mengambil alih hidup saya. Tagihan bulanan saya £600,” katanya.
Tagihan tersebut belum ditambahkan dari tagihan bankatas permainan poker dan bingo.
Dirinya mengaku sudah menjual mobil, memohon, meminjam bahkan mencuri uang dari keluarganya untuk membayar tagihan tersebut.
Hal lain yang mengejutkan, dirinya telah menghabiskan lebih dari £20.000 untuk tagihan telepon dan biaya lainnya dari uang warisan yang ditinggalkan ibunya yang sudah meninggal pada tahun 2007.
“Kecanduan ini menyebabkan saya diusir oleh istri yang juga ibu dari anak-anak,” katanya.
Selama lima tahun dirinya bekerja sebagai insinyur bagian manufaktur mobil tetapi setelah dirinya tertangkap selalu bermain ponsel saya dan setelah diberi peringatan berulang , dirinya dipecat dan belum kembali bekerja sejak kejadian tersebut.
Sepanjang hari, setiap hari, dirinya selalu mengecek Facebook, Twitter, download dengan iTunes dan chatting.
Dirinya mengaku sebenarnya cukup lelah sepanjang waktu menggunakan ponsel, tetapi dirinya tidak bisa tahan tanpa iPhone.
Hal tersebut terjadi 4 tahun lalu ketika dirinya akhirnya sadar bahwa ada yang salah pada hal tersebut.
Dirinya mengikuti terapi exp-lained yang menunjukkan semua tanda-tanda klasik dan akhirnya membuat pola pikirnya terbuka.
Meskipun belum benar-benar sembuh, dirinya mengaku sudah sedikit mengalami perbaikan karena sudah dapat membiarkan ponselnya off meski sementara dan hal tersebut cukup emmotong tagihannya.
“Meskipun saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk mengendalikan kecanduan saya, saya masih panik ketika telepon saya tidak aktif. Yang benar-benar menyedihkan adalah bahwa saya sangat menyadari masalah saya, tapi seperti kecanduan lainnya saya tidak bisa mengontrolnya,” ujarnya. (thesun/k31/yri)