bisnis-jabar.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta Kementerian Pekerjaan Umum memberikan kepastian soal alokasi anggaran bagi Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) 2014.
Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Jabar Bambang Rianto mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi soal alokasi anggaran pusat bagi PPIP 2014.
Pihaknya mengaku sudah mengajukan data yang dibutuhkan bagi program ini. “Kami belum tahu, gubernur meminta saya segera menindaklanjuti ke pusat soal [anggaran] ini,” katanya di Bandung, Kamis (26/12).
Bambang mengatakan pihaknya tidak bisa menentukan kebutuhan anggaran yang dibutuhkan karena program ini merupakan kebijakan pusat. Pusat menurutnya perlu memberikan kejelasan karena program ini ditunggu desa di Jabar.
Pada 2013 Jabar sendiri mendapat kucuran PPIP Rp323,5 miliar. “Kami berharap ada penambahan, tapi minimal seperti yang kami dapat tahun ini,” katanya.
Sejak dimulai dari 2005 sampai 2013 kucuran PPIP ke Jabar sudah mencapai Rp 844,75 miliar. Tahun 2013 ini Jabar mendapatkan bantuan untuk 1.294 desa dengan senilai Rp323,5 miliar.
Sejauh ini pihaknya mencatat program PPIP di Jabar sudah dilaksanakan di 3.379 desa sasaran dari total 5.321 desa atau mencapai sekitar 63,50% lebih.
Menurutnya,program ini juga sudah memberdayakan sekitar 2,5 juta penduduk perdesaan yang terdiri dari 375.069 orang yang terlibat dalam OMS, kader desa, dan kelompok pemelihara dan pemanfaat. Ada pula sekitar 2,3 juta penduduk sebagai tenaga kerja pada saat pembangunan fisik. (fsi)
Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan
© 2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.
Recent Comments