Polisi Janji Tak Gerebek Lagi Kamar Hotel

NUSA DUA—Kepolisian Indonesia memastikan tidak akan lagi menggerebek kamar hotel, terutama di sejumlah kawasan destinasi, guna memberikan kenyamanan kepada pengguna sarana akomodasi wisata.

Komisaris Jenderal Polisi Oegroseno, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, mengatakan upaya ini dilakukan untuk membentuk citra positif pariwisata Indonesia. “Jadi nanti tidak akan ada lagi teriakan: angkat tangan, saya polisi atau BNN di pintu kamar,” katanya, saat peluncuran sistem manajemen pengamanan hotel di Nusa Dua, Bali, Senin (29/4).

Jajaran kepolisian, lanjut Oegroseno, akan bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk mewujudkan ketertiban tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan. Untuk proses lebih lanjut, komunikasi akan dilakukan hingga tingkat jajaran kepolisan sektor.

Selain itu, paparnya, kerja sama juga akan dilakukan dengan manajemen hotel dan pemerintah daerah setempat termasuk badan penanggulangan bencana. “Khusus untuk manajemen hotel, diminta kerjasamanya dalam mengomunikasikan segala sesuatu terkait kemanan.”

Terkait penangkapan pada dugaan transaksi narkoba dan penyalahgunaan layanan akomodasi lainnya, lanjut Oegroseno, polisi akan memetakan terlebih dulu. Mulai mempelajari gerak-gerik tersangka hingga langkah penyadapan.

Penangkapan pada tersangka yang diduga bertransaksi di dalam akomodasi wisata akan dilakukan di tempat yang ditentukan. “Langkah ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan pada wisatawan, baik asing maupun domestik.”

Untuk sistem pelaporan, polisi menyediakan crisis center dengan nomor 110. Saat ini, layanan crisis center itu masih dalam pengembangan dengan menjalin kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia. (JIBI/k29/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

Email anda tidak akan ditampilkan.

*