Presiden: Kenaikan Harga LPG Hanya Pertimbangkan Bisnis

Bisnis-jabar.com, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengikuti dan telah mendengar laporan mengenai kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg dan menilai bahwa kenaikan itu hanya mempertimbangkan unsur bisnis semata.
“Presiden SBY mendengar laporan bahwa kenaikan harga gas elpiji 12 kg menjadi perhatian dan kerisauan masyarakat,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada Antara melalui pesan singkat telepon selular di Jakarta, Sabtu.
Julian mengatakan, “Presiden melihat bahwa kenaikan harga elpiji sebagai aksi atau keputusan korporasi berdasarkan pertimbangan bisnis semata.”
Berkenaan isu elpiji, Julian mengatakan Presiden pada Sabtu di tengah kunjungan kerja ke Surabaya, telah memberikan arahan kepada Wapres Boediono agar segera melakukan langkah koordinasi antarkementerian dan instansi atau BUMN terkait menyikapi keputusan kenaikan harga elpiji dan melaporkan kepada Presiden hasil rapat koordinasi yang dipimpin Wapres.
“Setelah itu peserta rapat juga diminta menjelaskan kepada publik mengenai hasil rapat koordinasi hari ini (Sabtu-red),” kata Julian. (Antara/ija)
Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X