Selama 2013, 10 Orang Tenggelam di Sukabumi

Bisnis-jabar.com, SUKABUMI-Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencata selama 2013 sebanyak 10 wisatawan tewas akibat kecelakaan laut mulai dari Pantai Ujunggenteng, Ciracap sampai Karanghawu, Cisolok.

“Mayoritas korban berasal dari luar Sukabumi, seperti Depok, Bekasi, Bandung, Cianjur dan lain-lain, mereka ditemukan tewas sebelumnya hilang tenggelam akibat terseret arus maupun ombak,” kata Ketua FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie kepada Antara, Rabu.

Menurut Okih, namun jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah korban tewas relatif menurun karena pada tahun lalu atau 2012 terdapat 12 wisatawan ditemukan tewas dan satu orang lainnya jasadnya tidak berhasil ditemukan.

Lebih lanjut, hampir seluruh korban kecelakaan laut disebabkan oleh kesalahan dari korbannya atau “human error” seperti tidak mengindahkan peraturan dan himbauan dari penjaga pantai yang menyebabkan hilangnya nyawa si wisatawan tersebut. Selain itu, kondisi arus dan gelombang yang tinggi juga menjadi daya tarik wisatawan untuk berenang sampai ke zona tidak aman sehingga mereka menjadi korban kecelakaan laut.

“Sebenarnya, laut di Kabupaten Sukabumi tidak layak untuk berenang kecuali atlet papan seluncur air atau surving yang memiliki prosedur keselamatan tinggi karena kondisi gelombang dan ombak yang tinggi karena langsung menghadap ke Samudera Pasifik,” tambahnya.

Sementara, Kepala Humas dan Infokom Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi, Dede Sumarna mengatakan sebenarnya untuk mengantisipasi kecelakaan laut pihaknya juga menurunkan ratusan anggotanya yang juga dibantu tim keselamatan lain seperti dari TNI AL, SAR dan Polairut Polres Sukabumi.

Namun, kecelakaan laut selalu tidak bisa dihindari karena ketidakpatuhan wisatawan dalam berwisata di laut, padahal pihaknya sempat bertindak tegas kepada wisatawan yang membahayakan dirinya dengan melarang mandi apalagi berenang di laut.

“Kami tidak henti-henti mengingatkan dan menjaga wisatawan agar tidak menjadi korban kecelakaan laut melalui berbagai upaya dan diharapkan pada puncak libur Natal dan Tahun Baru ini tidak ada lagi korban kecelakaan laut,” kata Dede.

Belum lama ini, pelancong asal Cimanggis Depok, juga menjadi korban tewas saat berenang di Pantai Karanghawu atas nama Abdulloh Syafei. Jasad korban berhasil ditemukan dua mil laut dari lokasi hilangnya tepatnya di Pantai Karangpapak setelah dua hari pencarian.(Antara/k29)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X