(reuters)
Bisnis-jabar.com, BANDUNG—Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Barat meminta pemerintah melindungi petani tembakau jika aksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) atau konvensi pengendalian tembakau dunia.
Penasihat APTI Jabar Iyus Supriatna mengatakan perlindungan itu harus dilakukan pemerintah dengan mencari pengganti komoditas tembakau dengan komoditas lain yang nilai keuntungannya sama.
Namun di sisi lain, hingga saat ini pemerintah jarang ke lapangan memberi pemahaman kepada petani untuk pengalihan komoditas.
“Pemerintah harus turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi pengalihan komoditas tembakau ke komoditas lain. Jangan hanya memberi solusi yang sifatnya masih wacana,” katanya kepada Bisnis, Rabu (26/2/2014).
Pada dasarnya, pihaknya menyadari kebijakan FCTC harus dilakukan mengingat hal itu merupakan kebijakan internasional.
Namun Iyus mengakui peralihan usaha petani dari menanam tembakau ke komoditas lain masih sulit direalisasikan karena petani tembakau cenderung menikmati keuntungan dari komoditas itu.(k29)
Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan
© 2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.
Recent Comments