Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Bencana banjir yang melanda Kabupaten Subang pada 2014 ini memberikan dampak dan luasan yang besar.
Menurutnya banjir kali ini merendam sekitar 35.634 rumah. Sawah sudah puluhan bahkan ratusan hektar yang terendam akibat luapan air sungai.
Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat segera merealisasikan bendungan Cipunagara agar mampu menampung luapan air. “Penyebab banjir karena bendungan Cipunagara belum terealisasi, saya harap pemerintah pusat memikirkannya,” katanya.
Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan banjir di Subang kali ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Jabar. “Banjir ini disebabkan curah hujan tinggi yang mengakibatkan tanggul jebol,” katanya.
Menurutnya atas dampak banjir ini harus segera dipikirkan bagaimana membangunnya kembali. Hal ini membutuhkan peran semua stakeholder kabupaten agar dampaknya tidak berlarut-larut.
Banjir Subang juga menyebabkan jalur Pantura tepatnya di Pamanukan terputus dan menimbulkan kemacetan parah.(k57/k29)
Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan
© 2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.
Recent Comments