Bisnis-jabar.com, SEOUL-Samsung Electronics Co meluncurkan smartphone Galaxy S5 dengan pembaca sidik jari dan layar yang lebih besar dibandingkan dengan model saat ini, sebagai strategi perusahaan teknologi terbesar di Asia itu untuk menjaga konsumen high-end dari serangan iPhone Apple Inc.
Telepon kedap air ini akan mulai dijual 11 April 2014 dengan salah satu fiturnya berupa baterai yang lebih tahan lama daripada S4, menurut Cho Min, direktur pemasaran pada unit ponsel Samsung.
Perangkat, yang ditampilkan di Mobile World Congress di Barcelona, menggunakan software Android milik Google Inc dan memiliki booster download untuk jaringan generasi keempat dan Wi-Fi.
Permintaan untuk perangkat Galaxy high-end terkekang rilis iPhone baru pada September, memangkas penjualan di segmen paling menguntungkan dari pasar dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan paling lambat Samsung sejak 2011.
Samsung mengumumkan perangkat pertama yang dapat dipakai dengan software Tizen dan berencana merilis smartphone lebih banyak tahun ini untuk menangkis Apple dan produsen Cina yang menyiapkan fitur-fitur canggih ke dalam model murah.
Bagian belakang Galaxy S5 memiliki sentuhan kulit, dan perangkat ini akan dirilis dalam warna hitam, putih, biru atau emas, kata perusahaan yang berbasis di Suwon. Smartphone ini dirancang mampu bertaham dalam waktu 30 menit di dasar kolam dengan kedalaman 3 kaki kolam.
Kamera utama akan memiliki resolusi 16 megapixel, lebih tinggi dibandingkan dengan 13 megapixel pada model S4, dan baterai akan mampu bertahan 20% lebih lama dari pendahulunya, kata Samsung.
Saham Turun
Saham Samsung turun 0,2% menjadi 1.328.000 kemarin di Seoul. Saham ini telah turun 13% dalam 12 bulan terakhir, memusnahkan sekitar US$ 28 miliar nilai pasar.
The iPhone 5s, yang mulai dijual di pasar termasuk China, Jepang dan Amerika Serikat pada 20 September, memiliki teknologi membaca sidik jari.
Samsung menggunakan pendekatan sedikit tombol dalam Galaxy S5, berbagi sorotan dengan operator dan produsen termasuk Sony Corp, Huawei Technologies Co dan HTC Corp di Mobile World Congress.
S4 memulai debutnya pada gala eksklusif di New York Radio City Music Hall Maret lalu, namun jatuh lebih cepat dari dari pengiriman pendahulunya karena pasar high-end menjadi lebih jenuh.
Xiaomi, Lenovo
Samsung mengekspor 63,5 juta unit S4 berukuran 5-inch, menurut median dari tiga estimasi analis. Adapun S3 berukuran 4,8 inch dikirim sekitar 65.600.000 unit.
Apple menjual 51 juta iPhone dalam seperempat kuartal Desember, dan bulan lalu mulai menjual perangkat melalui China Mobile Ltd, operator terbesar di dunia kepada 772 juta pelanggan.
Samsung adalah vendor smartphone top di Cina dengan 19% pasar pada kuartal keempat, peneliti Canalys mengatakan pada 20 Februari.
Samsung berusaha untuk menggunakan S5 untuk mempertahankan posisi dari serangan produsen domestik termasuk Lenovo Group Ltd dan Xiaomi Corp, yang masing-masing menguasai pasar 12% dan 7% dari pasar.
Samsung bulan lalu mencatat kenaikan laba bersih kuartal keempat 5,4% menjadi 7,22 triliun won (US$6,7 juta), pertumbuhan laba paling lambat sejak 2011.(jibi/k29)
Recent Comments