JK Dukung Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg
Bisnis-jabar.com, MALANG-Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mendukung langkah Pertamina untuk menaikkan harga jual elpiji ukuran 12 kg kendati bakal menjadi pemicu inflasi.
“Jika tidak dinaikkan, Pertamina akan menanggung kerugian besar,” katanya saat berbicara di pertemuan Reuni Nasional Pendidikan Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, Sabtu (4/1/2014).
“Penggunaan elpiji 1/3 kg per hari itu hampir sama dengan biaya pengiriman empat kali SMS,” ujarnya beranalog.
Kenaikan tersebut diakui JK tidak akan membawa efek domino yang besar kecuali pada terjadinya inflasi. Setiap kenaikkan memang selalu mendapat reaksi baik dari masyarakat atau kalangan usaha.
Namun jika tetap menjual dengan harga murah, Pertamina yang akan kesulitan. “Jika harga terlalu rendah Pertamina akan rugi dan sulit mengembangkan diri”.
Dia mengemukakan masyarakat terutama dari golongan menengah menggunakan elpiji 12 kg untuk kebutuhan selama 15 hari atau setengah bulan.
Atau dengan kata lain, kelompok ini menggunakan elpiji 1/3 kg setiap hari atau Rp4.900 per hari. Jumlah itu relatif kecil jika dibandingkan dengan biaya short messages service (SMS) yang dikeluarkan dalam setiap hari.
“Penggunaan elpiji 1/3 kg per hari itu hampir sama dengan biaya pengiriman empat kali SMS,” ujarnya beranalog.
Pihaknya juga tidak terlalu khawatir dengan kenaikan elpiji 12 kg itu karena hampir 90% usaha kecil menggunakan elpiji ukuran 3 kg.
“Secara umum usaha kecil tidak terganggu dengan kenaikan elpiji 12 kg. Hanya saja diperlukan pengawasan untuk mencegah peralihan penggunaan elpiji dari 12 kg ke 3 kg”.(antara/ija)
Berita Terkait
Tag Terkait
Recent Comments