Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan saat masih di tingkat taman kanak-kanak cenderung berpotensi mengalami obesitas saat mereka remaja. Penelitian tersebut dilakukan pada sekitar 8000 anak.
Risiko obesitas pada anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan empat kali lebih besar ketimbang anak-anak berusia sama yang memiliki berat badan normal. Secara keseluruhan, 27% anak-anak pada penelitian tersebut mengalami obesitas pada masa kanak-kanak, dan rasio tersebut meningkat sebesar 38% saat mereka berada di kelas delapan.
“Setengah dari obesitas anak terjadi pada anak-anak yang memiliki masalah kelebihan berat badan pada usia pre-school,” tulis seorang peneliti dari Solveig Cunningham of Emory University di Atlanta.
Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata dari obesitas yang dialami pada masa kanak-kanak meningkat dari 4% pada awal 1960an menjadi 15% pada 2000. Hampir seluruh penelitian dilakukan pada masa remaja.
Dari hasil studi yang dilakukan oleh Pusat Statistik Edukasi Nasional di Amerika Serikat, ditunjukkan bahwa berat badan dan tinggi badan anak-anak diukur sebanyak tujuh kali, yaitu sejak 1998 pada masa kanak-kanak mereka, hingga 2007.
Tingkat obesitas meningkat paling pesat pada saat mereka menginjak kelas satu dan tiga tepatnya naik dari 13% menjadi 19%. Sekitar 32% anak yang mengalami kelebihan berat badan saat mereka memasuki taman kanak-kanak akan mengalami obesitas pada umur 14.
Hal tersebut dibandingkan dengan 8% anak yang memiliki berat normal pada usia kanak-kanak. Cunningham mengatakan bahwa memiliki berat normal pada masa kanak-kanak tidak menjamin seseorang jauh dari obesitas. Setengah dari anak-anak yang mengalami obesitas pada kelas delapan memiliki berat normal pada masa kanak-kanak. “Bahkan berat badan saat lahir bisa juga dikaitkan pada risiko obesitas,” tambahnya.
Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk menghindari obesitas pada anak di antaranya adalah mengajarkan mereka hidup sehat. Seperti memberikan makanan-makanan sehat dan mengenalkan pada mereka bahwa memulai hidup sehat juga bisa dimulai pada usia muda. (reuters/m01/k29)
Recent Comments