Bisnis-jabar.com, BANDUNG - Melalui pemikiran yang matang dan tujuan ingin menjual produk murah namun berkualitas tinggi, berdirilah Kevas.co pada 27 November 2011.
“Kalau orang bilang vintage itu ketinggalan zaman, justru keunikan Kevas.co dari produk lain adalah sisi vintage yang kuno dan penuh rajutan. Berbeda dengan produk sekarang yang modern dan lebih mementingkan print shirt dan denim. Bagi saya, kefokusan terhadap produk knitwear vintage ini justru menguntungkan,” ujar Kevin Naftali, pemilik Kevas.co.
Bisnis ini bermula saat Kevin mengunjungi pameran produk lokal di Jakarta. Ketika itu, kekecewaannya datang karena melihat produk kaos biasa, serta kemeja yang mengatasnamakan limited dijual seharga Rp800.000.
“Semua produk itu dijual mahal, padahal ada satu produk dan saya tau vendornya. Dia buat kemeja dengan modal Rp70.000. Akhirnya saya punya ide buat sebuah produk untuk kalangan menengah ke bawah, tapi tidak menutup kemungkinan untuk kalangan atas juga,” katanya, Kamis (6/2).
Bermula dengan satu desain dan dijual melalui situs Kaskus, ternyata peminatnya langsung melonjak. Kevin mengaku saat itu dia mampu menjual 50 pieces dalam satu kali pesanan.
Hal tersebut dinilainya mendapat respons positif, sehingga sampai sekarang Kevin melanjutkan usahanya dengan cara memperbaiki, membuat dokumentasi berupa foto, hingga kemasan agar semakin dipercaya. Tak dipungkiri, sampai Januari 2014 ini, peminat Kevas.co pun terus bertambah.
Kevas.co menajamkan usahanya pada segmentasi anak muda, yaitu di tingkat SMP hingga kuliah. Tak heran, banyak kaum muda yang menggilai produk Kevas.co, apalagi dengan harga yang pas di kantong.
“Kevas.co menjual sweater dan cardigan seharga Rp165.000. Harganya hingga kini belum pernah naik dan belum pernah turun harga, kecuali di akhir tahun biasanya saya turunkan harga sedikit,” tuturnya.
Tak tanggung-tanggung, ukuran yang disediakan Kevas.co pun berawal dari ukuran kecil (small) hingga ukuran terbesar, yaitu XXXL.
“Saya pakai XL, dan saya tidak mau membohongi diri sendiri bahwa masih banyak orang juga yang butuh ukuran XXL atau XXXL,” jelasnya.
Hingga kini, dengan produksi sebanyak 1.300 pieces sebulan, Kevas.co dapat meraup omzet sebesar Rp200 hingga Rp300 juta dalam sebulan. Bahkan yang lebih gila lagi, saat Juni 2012, Kevas.co mampu memproduksi sebanyak 3.000 pieces dalam sebulan dengan sistem pre order.
Inovasi terbaru pun akan dikeluarkan oleh Kevas.co pada pertengahan bulan Februari. Kevas.co sudah menyiapkan pakaian wanita berupa dress dan cardigan berkerah (haters cardigan) untuk para konsumen sejatinya. Kedua inovasi ini pun dinilai cocok digunakan untuk musim dingin. Tak berubah, Kevas.co masih bergelut dengan rajutan. (m02/ija)
Recent Comments