ilustrasi (web)
Bisnis-jabar.com, BANDUNG - Rutinitas seks tidak hanya membuat seseorang merasa nyaman tapi juga dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan.
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas seksual yang rutin dapat mempengaruhi emosional seseorang dan mengurangi migrain bahkan menurunkan risiko kanker prostat.
Penelitian di Kanada bulan lalu menemukan bahwa melakukan aktivitas seksual selama setengah jam dapat membakar kalori lebih banyak ketimbang berjalan di treadmill.
Ahli asal Kanada tersebut setuju dengan kampanye yang dilakukan oleh The British Heart Foundation yang mengatakan bahwa aktivitas seks harian selama 30 menit sama baiknya dengan melakukan jalan-jalan dengan anjing peliharaan.
Konsultan Kardio dan Presiden The Sexual Advice Association, Graham Jackson, mengatakan bahwa keuntungan kesehatan dari aktivitas seks sudah lama diketahui, hanya saja sebelumnya penelitian tersebut masih dianggap tabu di Inggris.
Selain itu, aktivitas seks juga memberikan latihan substansial untuk otot-otot dasar panggul wanita. Konsultan medis dari Rumah Sakit Spire Bushey, London, Andrew Hextall menjelaskan, otot dasar panggul yang kuat dapat membantu mengurangi risiko turunnya kandungan, yang biasa terjadi pada wanita di usia lebih dari 50 tahun.
“Saat melakukan hubungan seks, otot-otot pada dasar panggul wanita berkontraksi secara natural,” ucapnya. “Meski hubungan tidak berlangsung lama, tetap akan memberikan efek positif.”
Untuk pria lanjut usia, menurut penelitian dari Universitas Nottingham, rutinitas seks juga dapat menurunkan risiko kanker prostat.
“Sperma harus secara regular dikeluarkan untuk memberikan kesempatan bagi sel-sel baru untuk berkembang. Hal ini dapat menghentikan pertumbuhan sel yang berpotensi berkembang menjadi Kanker,” ucap Dr Ghosh.
Selain itu, penelitian yang dilakukan Universitas Nottingham yang diterbitkan pada 2009 juga menjelaskan bahwa ejakulasi yang terjadi lebih dari 20 kali dalam sebulan pada pria usia 20an dan 30an dapat menurunkan risiko kanker prostat pada usia lanjut.
Seks juga dapat memberikan efek positif pada emosional seseorang. Studi dari The Archives of Sexual Behavior menemukan bahwa wanita usia muda mudah mengalami depresi jika tidak melakukan aktivitas seks selama periode waktu yang panjang. Penelitian yang juga dilakukan oleh Professor Brody dan timnya mengatakan bahwa seks juga merupakan aktivitas penghilang stres. (dailymail/m01/ija)
Recent Comments