bisnis-jabar
Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Pernyataan salah satu Capres Demokrat Gita Wirjawan bahwa, 17% kemiskinan di Indonesia disumbang dari Jabar, mengundang komentar.
Dari sisi persentase,jumlah penduduk miskin di Jabar menurutnya memang lebih besar. ”Jadi atas dasar apa Pak Gita mengatakan demikian? Katanya.
Menurutnya dengan 60% investasi manufaktur di Indonesia ada di jabar,statement tersebut dinilai mengecilkan Jabar. “Jadi indikasinya apa berkata demikian, harus objektif,” katanya.(k57/k29)
Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan
© 2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.
Ada” saja kelakuan GW ini..mau cari sensasi yach atau…
Kritukan yang membangun sangat dibutuhkan demi kemajuan bangsa, GW kan berusaha memperbaiki sistem di jabar agar lebih maju, lanjut terus GW, bravo
GW tidak sedang mengaitkan fakta kemiskinan di Jabar dengan kinerja pemprov
Jabar, juga tidak sedang bermaksud membanding-bandingkannya dengan kemiskinan di
daerah lain. GW justru ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan di Jabar
maupun di level nasional untuk menyadari betapa pentingnya peranan Jawa
Barat dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia
Buat Bung Jojo, Tangerang itu bukan Jawa Barat tetapi masuk Provinsi Banten..apa tidak tahu yach??? sedangkan buat Bung Gita..jangan mbalelo lah..kan masih banyak PR buat bung setelah mengundurkan diri dari jabatan sebagai menteri Perdagangan…atau ini yach yang dinamakan PENCITRAAN???
Gubernurnya Jarang blusukan sih, jadi ga tau kenyataannya dikira warga jabar udah kaya kaya.
Sebuah kritik tidak selalu jelek, justru dengan adanya kritik kita mestinya berterima kasih, karena kita diberitahu ada sesuatu yang kurang di titik tertentu yang harus kita benahi. Introspeksi jalan yang baik untuk kemajuan. Menyadari kekurangan adalah kekuatan untuk berkembang.
Kesenjangan sosial masih kelihatan sekali di Jabar. Jangan sampai yg kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. “Wajar
kalau banyak orang miskin di Jabar karena penduduknya juga banyak” <- ini justru menunjukkan kurangnya kepekaan dan perhatian pemerintah setempat terhadap isu kemiskinan di daerahnya. *ngakak*
Memang di berbagai kota indonesia masih banyak penduduk yg miskin, semoga bisa menjadi koreksi pemda setempat dan motivasi yg positif agar kota jabar bisa lebih baik lagi.
Tentu Pak Gita tidak sembarang memberikan pernyataan, memang faktanya di jabar sangat memprihatinkan…cobalah tengok di dalam2 gang sempit tengah kota
Penyumbang kemiskinan di jabar salah satunya Tangerang banyak ditemukan gizi buruk termasuk Gubernurnya di Sel tahanan
Pak Gita enggak salah tp Kurang PAS
Akan Lebih Baik jika mengkritik sekalian kasih saran
Anggaplah semua itu sbg masukan untuk koreksi dan evaluasi agar kedepan jauh lbh baik lagi.Amin YRA
Kebanyakan Gubernur tdk memahami data. Prog pembangunan disusun berdasar perasaan. Kelihatan blm menguasai lapangan shg perlu belajar bgmn memerintah, jgn hanx bermodal popularitas
tidak salah kok pak gita dalam memberikan pendapatnya,bisa kita lihat banyaknya jalan-jalan yg rusak di jabar,apalagi jalan-jalan ini menjadi pusat yg menghubungkan antara daerah-daerah di pulau jawa