ilustrasi (antara)
Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menelusuri situs jual beli lapak pedagang kaki lima (PKL) yang bernilai hingga belasan juta rupiah.
Emil sapaan yang kerap menjadi panggilannya mengaku masih berdiskusi dengan beberapa pihak untuk melaporkan akun ini ke pihak kepolisian. Belum bisa menduga oknum yang ikut terlibat dalam masalah tersebut.
“Fenomena baru ini masih diselidiki, laporan yang masuk juga masih sedikit. kami akan pantau langsung situsnya. Jika memang kawasan di Jalan Simpang dan Dipatiukur dari kisaran harga Rp6 juta hingga Rp11 juta,” katanya, Rabu, (18/2/2014).
Kendati demikian, Emil tidak menampik terdapat oknum yang memanfaatkan sektor informal seperti PKL. Bahkan, menurutnya ditemukan juga pemilik toko yang mempekerjakan karyawan tokonya untuk berdagang di kaki lima.
Sehingga ini jelas berbanding terbalik dengan kondisi pedagang yang benar-benar PKL. Sebab, dari 20.000 PKL yang tercatat hanya 2.000 yang memiliki KTP Kita Bandung.
“Kami sedang rumuskan keberpihakan untuk PKL ini seperti kredit murah, PKL Fun Night, atau kerjasama dengan Damri untuk menyediakan pool mereka sebagai pasar PKL untuk beberapa waktu,” katanya.(k32/k29)
Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan
© 2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.
Recent Comments